Jumat, 22 November 2019

HUT Kota Pekanbaru Ke-235, Walikota Pekanbaru Semarakan Bersih-Bersih Sungai Siak

TOPRIAU,PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menyemarakkan hari jadi Kota Pekanbaru yang ke-235 dengan merangkai beberapa acara yang langsung melibatkan masyarakat. Salah satunya menggelar Aksi Bersih Sungai Siak dari sepanjang bantaran Sungai Siak, Jalan Meranti sampai ke Rumah Singgah Tuan Kadi dan langsung dipimpin oleh Walikota Pekanbaru, Dr H Firdaus ST MT, Kamis (20/6).

 

Aksi Bersih Sungai Siak ini dihadiri oleh Wali Kota Pekanbaru, beserta jajarannya, dan dibuka oleh Gubernur Riau yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Ahmad Hijazi. Sekdaprov Riau, Ahmad Hijazi dalam sambutannya mengatakan aksi ini sebagai upaya dalam mewujudkan Kota Pekanbaru sebagai kota yang aman, nyaman, damai, bersih, sehat dan asri dengan menjaga lingkungan.

 

"Kita menyadari bersama bahwa Kota Pekanbaru dalam beberapa tahun terakhir ini tidak dapat penghargaan adipura, Hal ini disebabkan bukan hanya masalah kebersihan lingkungan dan kebijakan pemerintah daerah saja tapi bagaimana peran serta masyarakat dalam mengurangin ini," kata Hijazi.

 

"Untuk itu melalui kegiatan aksi bersih sungai siak ini, saya minta kepada semua pihak baik jajaran pemerintah kota Pekanbaru, maupun masyarakat untuk dapat berpartisipasi dan berperan aktif dalam mewujudkan Kota Pekanbaru," ujarnya.

 

Selanjutnya Walikota Pekanbaru 'Kota Bertuah' ini berharap agar masyarakat dapat merubah pola fikiran dan prilaku agar tidak lagi membuang sampah sembarangan. Sedangkan dalam sambutannya, ia mengajak para undangan serta masyarakat yang hadir untuk mengenang sejarah.

 

Firdaus juga sedikit bercerita bagaimana lahirnya Kota Pekanbaru berkaitan dengan Batang Siak, atau yang lebih populer dengan Sungai Siak.

 

"Jadi Sultan Siak V, Sultan Muhammad Ali Muazamsyah pendiri Kota Pekanbaru 235 tahun lalu. Hari ini Sungai Siak masih menjadi sungai pemberi barokah bagi warga Pekanbar dan potensinya tehadap ekonomi dan pembukaan lapangan kerja sangat besar," ungkap Wali Kota.

 

Dilain sisi, Walikota Pekanbaru juga mengajak seluruh para hadirin yang bersinergi untuk memajukan Pekanbaru juga terus merubah diri agar lebih baik lagi, khususnya bagi kepala OPD yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.

 

Pertama, tentunya bersihkan kalbu terus hati dan kedua mari membersihkan pikiran, dan ketiga mari membersihkan pendengaran kita respon terhadap yang menjadi persolan dan keluhan, yang keempat mari membersihkan mata, dan Kelima mari membersihkan lingkungan yang ada disekitar.

 

"Pertama mari kita bersihkan kalbu dan hati kita, dan kedua mari kita bersihkan pikiran kita, dan ketiga mari kita bersihkan pendengaran kita respon terhadap yang menjadi persolan dan keluhan, yang keempat mari kita bersihkan mata kita, dan kelima mari kita bersihkan lingkungan yang ada disekitar kita," papar Walikota kembali.

 

Di era industri pariwisata yang saat ini tengah menggeliat dan menjadi primadona bahkan juga bisa mendatangkan devisa. Walikota menjelaskan bahwa pariwisata Pekanbaru yang berbasiskan MICE perlu dikembangkan dan didukung, contoh salah satunya adalah Sungai Siak.

 

Walikota juga menerangkan pihaknya saat ini tengah menjalin komunikasi dengan pengembangan yang sudah berpengalaman merubah Sungai Malaka yang menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Malaysia.

 

"Oleh sebab itu, wisata air dan kota di tepi air, water front city akan jadi prioritas dalam pembangunan. Dan kita sudah merancang kerja sama dengan eks Pelindo di eks pelabuhan itu akan dikelola bersama komunitas yang ada di sini," tutur Walikota Firdaus ST MT,

 

Sementara itu, Walikota Pekanbaru menyampaikan Pengembang dari Malaysia yang berpengalaman mengelola Sungai Melaka dari sungai yang tidak ada apa-apanya menjadi potensi ekonomi yang sangat hebat. Maka 235 tahun ini kembali ke batang Siak untuk mengenang sejarah dan menggali potensi sungai Siak sebagai sumber ekonomi untuk masa depan masyarakat Pekanbaru.

 

Demi bisa mewujudkan itu semua, Walikota tak henti-hentinya menghimbau dan mengajak seluruh masyarakat Pekanbaru untuk bersama-sama menjaga Batang Siak ataupun Sungai Siak.

 

“Kepedulian Masyarakat terhadap Sungai Siak dan menjadi stimulan bagi masyarakat untuk menimbulkan budaya bersih lingkungan, khususnya lingkungan Sungai Siak,” tutupnya. (TR/ADV/Pemko)