Jumat, 22 November 2019

Festival Kuliner Bertemakan 'Taman Kopi' di Puncak HUT Kota Pekanbaru

TOPRIAU,PEKANBARU - Memperingati Hari Jadi Kota Pekanbaru ke-235, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menggelar berbagai kegiantan dan langsung bersentuhan dengan masyarakat. Salah satunya, Walikota Pekanbaru Firdaus ST,MT memberikan langsung 1000 bibit pohon nangka dan juga durian untuk masyarakat.

 

Pembagian bibit pohon tersebut bukan hanya dalam rangka Aksi Bersih Sungai Siak saja, namun juga untuk menyambut Milad Kota Pekanbaru yang ke-235.

 

"Jadi hari ini kami juga bagikan 1000 bibit pohon," papar Ketua Umum HUT Pekanbaru ke- 235, Zulhelmi Arifin usai kegiatan.

 

Masyarakat yang menerima bibit tersebut tampak sumringah, karena langsung diberikan oleh orang nomer satu di Kota Bertuah tersebut. Sedangkan lokasi aksi bersih ini sengaja dipilih di Sungai Siak dan menyebut bahwa Sungai Siak itu satu ikon Pekanbaru.

 

"Kami juga mengajak masyarakat pun untuk lebih cinta lingkungan dalam aksi ini," jelas Zulhelmi.

 

Selain itu, Pemko Pekanbaru melaksanakan aksi bersih-bersih sungai Siak bersama beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Lokasi aksi bersih ini diadakan dimulai dari Masjid Nurul Iman, Kelurahan Kampung Baru hingga Rumah Singgah Tuan Kadi.

 

Aksi bersih-bersih sungai Siak sendiri dihadiri oleh Walikota Pekanbaru, Forkopimda Pekanbaru, Kepala Dinas, Instansil Badan Pekanbaru, Balai Wilayah Sungai III, BKSDA, BPBD, Basarnas, Kodim 0301 Pekanbaru, Koramil 03 Senapelan, Polresta Pekanbaru, Polsek Senapelan, tokoh ulama, dan tokoh masyarakat serta tokoh peduli lingkungan. Agenda tersebut dibuka oleh Seketaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, Ahmad Hijazi.

 

Ahmad Hijazi mengatakan Sungai Siak merupakan sungai yang paling dalam di Indonesia, namun Daerah Aliran Sungai (DAS) Siak saat ini termasuk DAS kritis. Kawasan rawan bencana banjir dan longsor, erosi, dan pendangkalan, serta terjadi berbagai macam pencemaran.

 

Salah satu yang mencemari Sungai Siak adalah sampah, baik sampahorganik dan non organik serta tumbuhan air seperti eceng gondok. "Untuk itu perlu dilakukan sebuah aksi yang melibatkan semua pihak dalam aksi bersih ini," ucap Sekda Provinsi Riau.

 

Setelah selesainya pembukaan acara, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru juga memberikan perahu fiber untuk Forum Batang Siak. Forum Batang Siak sendiri adalah sebuah kelompok masyarakat peduli sungai siak.

 

Setelah selesainya seluruh rangkaian pembukaan acara, kemudian Walikota Pekanbaru yang menggunakan perahu karet dari Badan Sar Nasional (Basarnas) Pekanbaru mengomandoi aksi bersih-bersih sungai Siak.

 

Aksi ini juga diikuti oleh tim lainnya dari beberapa perangkat daerah yang terdiri dari beberapa perangkat daerah yang menggunakan perahu dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pekanbaru.

 

Selain di sungai Siak, bantaran sungai juga tak luput dari aksi bersih-bersih sungai tersebut. sempadan sungai Siak oleh ASN, petugas kebersihan, komunitas pencinta lingkunga, dan berbagai stakeholder lainnya.

 

Aksi bersih sungai Siak ini bukan hanya seremonial belaka, namun diharapkan melalui aksi yang telah dilakukan dapat menjadi stimulan bagi masyarakat Pekanbaru khususnya di sepanjang tepian Sungai Siak agar lebih peduli terhadap lingkungan dan menimbulkan budaya bersih sungai Siak.

 

"Untuk itu, kami selaku panitia pelaksana aksi bersih ini sangat mengapresiasi atas partisipasi aktif tamu undangan dan masyarakat yang hadir untuk mensukseskan aksi bersih sungai Siak pada hari ini," terang Elmawati, selaku Sekretarias Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Pekanbaru.

 

Sementara itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pekanbaru menggelar rapat paripurna dalam rangka Milad ke-235 Kota Pekanbaru pada Ahad (23/06). Sidang Paripurna dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Sigit Yuwono, dan di hadiri oleh Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi, Asisten I Sekdaprov Riau Ahmad Syah Harrofie, Forkopimda, dan para anggota DPRD Kota Pekanbaru serta Camat dan Lurah sekota Pekanbaru.

 

Dalam sambutannya, Sigit menceritakan sedikit sejarah singkat dari Kota Pekanbaru yang sebelum bernama Pekanbaru dikenal dengan nama Senapelan. Kemudian menjadi Payung Sekaki yang bermula di muara Sungai Siak.

 

Dalam pidato HUT Kota Pekanbaru ke- 235, Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi menyampaikan beberapa tentang keberhasilan tentang pemerintahan kota Pekanbaru selama ini, terutama keberhasilan kota Pekanbaru sebagai kota Investasi, meningkatkannya sistem pelayanan masyarakat, keberhasilan di bidang pembangunan seperti dengan adanya pembangunan kantor pemerintah kota Pekanbaru di Kecamatan Tenayan Raya serta pembangunan di bidang lainnya.

 

Wakil DPRD Kota Pekanbaru Sigit Yuwono ST usai paripurna menyampaikan tahniah dan harapan untuk Kota Pekanbaru yang jauh lebih baik.

 

"Di momen HUT Kota Pekanbaru ini masih banyak capaian yang kita inginkan untuk Pekanbaru lebih baik. Salah satu persoalan yang harus kita evaluasi setiap tahunnya yakni persoalan banjir, harus duduk bersama semua pihak untuk mencarikan solusi," ungkap Sigit Yuwono.

 

Sedangkan Wakil Walikota Pekanbaru dalam sambutannya menjelaskan beberapa sektor yang berhasil disukseskan oleh Pemerintahan Kota Pekanbaru.

 

"Untuk pencapaian target APBD Kota Pekanbaru sebesar Rp2,6 Triliun, hal ini menjadi kerja keras pemerintah kota Pekanbaru untuk pencapaian target APBD tersebut. Selain itu, kota Pekanbaru sebagai ibu kota provinsi Riau tentunya tidak terlepas dari perhatian dan bantuan serta kerjasama Pemerintah Provinsi Riau terutama dalam penanggulangan banjir yang terjadi dikota Pekanbaru Ke depannya," ungkap Ayat Cahyadi.

 

Asisten I Bidang Pemerintah Setdaprov Riau, Ahmad Syah Harrofie dalam sambutannya turut menyampaikan Tahniah atas HUT Kota Pekanbaru ke-235 tahun.

 

"Semoga Kota Pekanbaru semakin maju dan berkembang. Sejalan Visi Riau 2020 yakni Riau sebagai pusat Kebudayaan Melayu di Asia Tenggara hal ini juga sejalan dengan terwujudnya Kota Pekanbaru sebagai pusat ekonomi maka Pemerintah Provinsi Riau selalu mendukung dalam pencapaian tujuan Visi dan Misi pembangunan kota Pekanbaru, yakni dalam bentuk kerjasama yang solid sehingga pencapaian tersebut dapat terlaksana dengan baik," ungkapnya.

 

Setelah itu, pada hari Senin (24/06) Pemko Pekanbaru melaksanakan kegiatan Upacara Bendera di Perkantoran Walikota Tenayan Raya. Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi bertindak langsung sebagai Inspektur upacara.

 

Upacara sendiri digelar bertepatan dengan Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) tingkat Kota Pekanbaru.

 

Ayat Cahyadi mengatakan dalam usianya yang ke-235, Kota Pekanbaru telah mempunyai anak sebanyak 1,1 juta penduduk. Terkait banyaknya penduduk dan akan banyak menimbulkan masalah sosial, Pemko Pekanbaru optimis akan menyelesaikan permasalahan itu semua.

 

"Harusnya upacara HUT Pekanbaru kita gelar kemarin pagi, Ahad (23/06) sebelum rapat paripurna di DPRD Pekanbaru. Agar lebih maksimal, kita laksanakan serentak dengan hari puncaknya harganas," Ucap orang nomer 2 di Pekanbaru tersebut.

 

Sementara itu, dalam perayaan HUT Pekanbaru yang ke-235, Pemko Pekanbaru Pekanbaru menyuguhkan beberapa kegiatan yang menarik dan juga melibatkan masyarakat untuk secara langsung turut berpartisipasi. Kegiatannya sendiri dimulai dari tanggal 16 Juni hingga hari puncak 30 Juni.

 

Kemudian untuk acara puncak, Pemko Pekanbaru mengagendakan event Pekanbaru Run 235. Sesuai dengan namanya, lomba lari ini akan berjarak 2Km, 3Km, dan 5Km pada tanggal 30 Juni pagi.

 

Dan acara puncak sendiri akan diadakan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Tunjuk Ajar yang berada di Jalan Ahmad Yani. Selain itu pada malam hari di lokasi puncak acara akan menggelar festival kuliner yang bertemakan 'Taman Kopi'. (TR/ADV/Kominfo)