Rabu, 23 September 2020

Bupati Pelalawan Minta Penyaluran Bantuan Kepada Warga Terdampak Covid 19 Tepat Sasaran

TOPRIAU, PANGKALANKERINCI - Dalam penyaluran bantuan kepada warga yang berdampak Covid 19 agar tidak salah sasaran sehingga tidak menimbulkan masalah di kemudian hari. karena hal hal seperti ini yang sering membawa kita ke ranah hukum, apalagi kegiatan adalah menjadi prioritas utama bagi pemerintah pusat .

Menurut Bupati Pelalawan, HM Haris dalam kegiatan sosial ini yang paling utama adalah pendataan yang valid karena dengan ke validan data yang kita miliki akan memudahkan kita dalam melaksanakan kegiatan apalagi ini yang berbentuk sosial.

“Jadi kita berharap dalam kegiatan kita meminta kerjasama antara Dinas sosial camat Kades , Lurah RT dan RW dalam mendata warga yang berhak menerima bantuan ini dan kita harus paham kategori warga yang berdampak langsung terhadap Covid 19 ini jangan nanti setelah kita bagikan ternyata ada orang yang lebih berhak tidak mendapatkannya jadi dalam pendataan ini kita harus hati hati”, terangnya.

Lebih jauh Haris menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan telah menganggarkan dana sebesar 63 M  untuk pencegahan dan penanganan Covid 19 ini.

Adapun plafon anggaran yang dibutuhkan dalam penanganan Covid19 itu untuk semua bidang  yang ada di dalam  gugus tugas  pemda masih melakukan penyisiran Anggaran  Pendapatan Belanja Daerah  ( APBD) yang dimiliki  masing  masing Organisasi Perangkat Daerah ( OPD) , dalam hal pelaksanaan ini Tim Anggaran Pemerintah Daerah mengundang seluruh pimpinan  OPD untuk membahas tentang pemangkasan Anggaran kegiatan  yang dikucurkan ke Penenggulangan Covid 19 sehingga tidak menimbulkan hal yang tidak diinginkan dan kita membuatkan sistem bergiliran .

Dalam pada itu  Haris mengingatkan kepada pihak terkait bahwa anggaran penanggulangan Covid 19 ini dipergunakan untuk seluruh bidang yang terdampak , termasuk dampak ekonomi , sosial hingga ke rumah tangga dan masyarakat yang kehilangan  pekerjaan maupun pendapatan atau usaha.

Agar tidak tumpang tindih dalam pembagian bantuan pihak perusahaan yang juga mempunyai andil di dalam hal ini agar berkordinasi dengan  gugus tugas  karena seĺain yang kita anggarkan juga ada bantuan dari provinsi maupun dari pusat, untuk program yang telah berjalan harus disikapi dengan bijaksana.

“Jangan nanti muncul ocehan warga di media yang seharusnya berhak menerima tapi mereka tidak mendapatkan sehingga menimbulkan masalah di belakang har”,i tuturnya .

Sementara menurut Asisten I  Setda Kab Pelalawan Zuhelmi  bahwa pendataan yang dilaksanakan adalah sesuai dengan kebutuhan jumlah warga yang berhak menerima dan juga pendataan ini kita sinkronkan  dengan bantuan provinsi dan pusat.

“Dalam penyerahan bantuan warga miskin yang terdampak Corona ini, kita buat pola by name , by Adress”, terang Zuhelmi .

“Terkait dengan bantuan terdampak Covid 19 kita tidak memilah yang penting mereka itu saat ini tinggal di daerah kita dan ini kita utamakan bagi karyawan perusahaan  yang di PHK , di rumahkan , para pelaku usaha kecil menengah , bahkan orang yang berkunjung tidak pulang ke kampung karena PSBB juga kita berikan”,  pungkasnya .

Sementara itu, Wakil Bupati Pelalawan, Drs H Zardewan MM menjelaskan, dalam tahap awal penyerahan bantuan kepada masyarakat yang sudah terdata oleh RT , RW, lurah / kades dan camat Pangkalan Kerinci. Begitu juga yang menentukan  penerima bantuan untuk selanjutnya itu juga berdasarkan data dari para RT dan RW.

Selain dari itu saat penyerahan bantuan di Pangkalan Kuras ,  Ketua DPRD Pelalawan Adi Sukemi ST MT yang disaksikan oleh Wakil Bupati Zardewan, kapolsek, camat dan seluruh unsur Muspika Pangkalan Kuras menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat Sorek Satu.

Dalam kegiatan tersebut Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pelalawan,  Hj Maynar Haris  menyerahkan  179 paket sembako kepada warga yang  terdampak Covid 19.

“Apa yang kita lakukan saat ini  adalah bentuk kepedulian kita terhadap masyarakat kita yang terdampak Virus Corona ini” jelas Maynar. (adv Ishar.D)