Rabu, 20 September 2017

Diserahkan BPK dalam Paripurna DPRD, Pemprov Riau Kembali Mendapat Opini WTP

TOPRIAU,PEKANBARU - Sidang Paripurna Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI) atas laporan keuangan Provinsi Riau di gelar di DPRD Riau. Berdasarkan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan Pemerintah Provinsi tahun 2016 tersebut, BPK RI memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Sidang Paripurna ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Riau Septina Primawati Rusli didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Riau ini, di hadiri langsung oleh Anggota VII BPK RI Prof. Dr. Eddy Mulyadi Soepardi, CFr.A., CA dan Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman dan seluruh anggota DPRD Provinsi Riau.

Ketua DPRD Riau Septina Primawati Rusli, pada Rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Riau dalam rangka penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas laporan keuangan Provinsi Riau tahun 2016 oleh BPK RI kepada DPRD Riau dan Gubernur Riau mengatakan pada tanggal 5 Oktober 2010 yang lalu telah dilakukan  MoU antara anggota VI BPK RI dengan ketua DPRD Riau

Dalam kesepatakan itu disebutkan tata cara penyerahan hasil pemeriksaan BPK RI kepada DPRD Riau, melihat salah satu pasal dari hasil kesepakatan tersebut. Penyerahan laporan hasil pemeriksaan (LHP) dilakukan didalam rapat Paripurna yang dihadiri oleh perwakilan BPK RI dan gubernur Riau, oleh sebabnya, paripurna ini merupakan perwujudan dan kesepakatan, kata Ketua DPRD Riau. Selasa (30/5)

Selanjutnya, Anggota VII BPK RI Prof. Dr. Eddy Mulyadi Soepardi, CFr.A., CA menyampaikan, mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada​ DPRD Riau dan Gubernur Riau beserta jajaran atas kerjasamanya, sehingga bersama-sama selalu berusaha dan berkomitmen untuk pengelolaan keuangan Negera yang transparan dan akuntabel. 

Pemeriksa keuangan Pemerintah Daerah merupakan bagian dari tugas konstitusional dengan BPK dan sebagian akhir dari proses pemeriksaan, mengamanatkan kepada BPK untuk menyerahkan Laporan hasil pemeriksaan atas dasar laporan keuangan tersebut kepada lembaga perwakilan dan pimpinan sesuai dengan tingkat kewenangannya. 

"Periksaan terhadap laporan keuangan bertujuan untuk memberikan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Penyajian keuangan. Menurut peraturan keuangan, kreterian yang diberikan untuk mendapatkan WTP adalah penyesuaian penyajian laporan keuangan dengan standar akuntansi pemerintahan. Kedua, kecukupan informasi keuangan. Ketiga, efektifitas sistem pengendalian interen dan keempat kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan," ujarnya. 

Ia juga menjelaskan, Pemeriksa keuangan dimaksudkan untuk mamastikan adanya penyimpangan pengolahan keuangan. Meski demikian, pemeriksa dilakukan untuk menemukan adanya penyimpangan, kecurangan atau pelanggar terhadap potensi dan indikasi kecurangan negara maka akan dilakukan pemeriksaan. 

"Berdasarkan pemeriksaan yang di lakukan BPK RI, atas Laporan keuangan pemerintah Provinsi Riau 2016. Maka BPK memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), dengan demikian pemerintah provinsi Riau telah berhasil mempertahankan opini WTP, namun demikian tanpa mengurangi pencapain pemerintah provinsi Riau, BPK masih menemukan beberapa penyesalan yang belum mendapatkan perhatian yaitu
masih terdapat penganggaran dan pelaksana kegiatan yang bukan kewenangan pemerintah daerah, kedua pengolahan transaksi akhir dan pengendalian barang dan jasa tahun 2016 untuk menghindari terjadinya pemborosan dan kebocoran keuangan negara," ungkap Eddy Mulyadi Soepardi

Sementara itu, Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman mengatakan, Pemerintah provinsi Riau mengucapkan terimakasih kepada BPK RI khususnya Kantor perwakilan BPK Pekanbaru. Anggota VII BPK RI telah menyiapkan hasil pemeriksaan keuangan, dimana Pemerintah Provinsi Riau telah diberikan opini WTP.

"Pemerintah provinsi riau harus memperhatikan beberapa hal yang disampaikan untuk demi meningkatkan laporan keuangan pemerintah Provinsi Riau dimasa yang akan datang dan ini tentunya akan ditindak lanjuti. Kita juga mengaspirasi kerja teman-teman OPD, sehingga kita mendapatkan hasil WTP tersebut," tutup Andi. (TR/GP/ADVERTORIAL)