Selasa, 26 September 2017

Bapeda Kota Pekanbaru, Penyusunan RPJMD 2017-2022 Sesuai Visi Misi Walikota Terpilih

TOPRIAU,PEKANBARU - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Pekanbaru mulai melakukan penyusunan dokumen Rencana Stargeis dan Rencana Kerja OPD tahun 2017-2022. Hal ini berkaitan dengan visi misi Walikota terpilih beberapa waktu lalu dan ini merupakan pedoman untuk program yang akan dilaksanakan lima tahun ke depan. 

Didalam Permendagri 54 tahun 2010 Dirjen Bina Pembangunan Daerah, untuk tahapannya cukup panjang pertama ada rancangan awal, rancangan, Musrenbang RPJMD, kemudian baru rancangan akhir. 

Kepala Badan Perencanaan Pembanguanan (Bappeda) Kota Pekanbaru Yusrizal menjelaskan, rencana pembangunan jangka menengah daerah merupakan pejabaran dari visi misi serta program kepala daerah dan wakil kepala daerah yang memuat tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan pembangunan daerah.

"Isinya adalah janji-janji politik visi misi walikota yang terpilih dan dijadikan dalam bentuk program, akan dikerjakan oleh setiap OPD nantinya. Didalam RPJMD, menurunkan semua visi misi walikota dalam bentuk program disetiap OPD untuk menuju visi misi tersebut," katanya. Kamis (8/6)

Didalam program perangkat daerah dan lintas perangkat daerah yang disertai dengan kerangka pendanaan bersifat indikatif untuk jangka waktu lima tahun ke depan yang disusun dengan berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional dan Jangka Menengah Nasional. 

"Program ini lah nantinya beban OPD untuk melaksanakannya dan dibagi sesuai dengan bidang-bidangnya," ungkap Yusrizal yang juga selaku Ketua Tim Penyusunan RPJMD.

Selanjutnya​, dokumen RPJMD Kota Pekanbaru merupakan pedoman dalam penyusunan RPJMD yang dijabarkan ke dalam rencana strategis setiap OPD, RKPD dan Rencana kerja OPD, untuk periode satu tahun.

"Untuk meningkatkan kemampuan kita dalam memprioritaskan sasaran pembagunan daerah dalam upaya mewujudkan visi, misi dan program kepala daerah. Dokumen RPJMD ini harus diperdakan enam bulan setelah kepala daerah dilantik," ujar Yusrizal

Ia juga penjabaran, proses yang dilakukan saat ini sudah ditahap penyusunan oleh Tim RPJMD Kota Pekanbaru. Saat rapat beberapa waktu lalu, dipimping oleh Sekretaris Daerah (Sekda) kota Pekanbaru M. Noer, menargetkan dokumen RPJMD pada bulan September 2017 ini diusulkan ke DPRD Kota Pekanbaru untuk dibahas.
Sehingga pada bulan November atau lebih cepat dengan harapannya bisa langsung dijadikan perda.

"Setiap tim sudah mulai menggesah seluruh tugas-tugasnya dalam menyusun RPJMD tersebut agar cepat diserahkan ke DPRD dan disahkan menjadi Perda.  Penyusunan ini oleh tim tenaga ahli enam orang dari berbagai universitas di Riau untuk terbentuknya RPJMD," pungkas Yusrizal

Kegiatan itu bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang sistem perencanaan daerah yang terintegrasi secara nasional, sehingga nantinya dapat menghasilkan aparatur yang memiliki kompetensi dalam penyusunan perencanaan pembagunan daerah dan juga agar rencana pembangunan sesuai dengan visi misi kepala daerah.

Penyusunan renstra dan renja merupakan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan Nasional. Juknis pelaksanaannya melalui Permendagri nomor 54 tahun 2010 tentang pelaksanaan peraturan pemerintah nomor 8 tahun 2008 tentang tahapan, tata cara penyusunan, pengendalian dan evaluasi pelaksanaan rencana pembangunan daerah serta ketentuan lainnya. (Adv-Bappeda/Diskominfo)(TP/GP)