Minggu, 19 November 2017

Dukung PIN 2016, Plt Gubri: Sehat Itu Mahal

TOPRIAU,PEKANBARU - Dalam rangka mensosialisasikan Pekan Imunisasi 
Nasional (PIN) 2016, Plt Gubernur Riau  Arsyadjuliandi Rachman beserta istri Hj Sisilita Arsyadjuliandi kunjungi Posyandu Gelatik, di Jalan Parkit IX, Komplek Perumahan Sidomulyo RW 13 Maharatu Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Jumat (26/2).

Dalam Kunjungan Plt Gubri kali ini juga dihadiri Kepala Dinas Kesehatan 
Riau beserta jajarannya, Kadinkes Kota Pekanbaru, Kepala Biro Humas, 
Camat Marpoyan Damai serta instansi terkait lainnya. Kegiatan ini sengaja dilaksanakan dalam rangka pencanangan PIN yang akan dicanangkan secara resmi di Gedung Wanita Jalan Diponegoro Pekanbaru, pada tanggal 8 Maret 2016 tanda dimulainya PIN serentak di Provinsi Riau.

Plt Gubri menyampaikan, bahwa ditahun mendatang nanti Provinsi Riau akan 
dipenuhi generasi produktif pada khususnya dan Indonesia pada umumnya yang 
notabene adalah generasi yang saat ini balita. Untuk itu perlu perhatian agar 
semua balita diberikan imunisasi lengkap termasuk imunisasi polio yang akan 
menjaga agar tidak terjadi lumpuh layu pada balita.

"Ucapan Selamat kepada Dinas Kesehatan Provinsi dan Kota Pekanbaru, serta 
tim yang siap melaksanakan PIN bentuk pelayanan prima, karena akses 
masyarakat untuk mendapatkan kesehatan. Untuk itu peningkatan kader dalam 
memberikan layanan kesehatan dan membimbing ibu-ibu muda dalam menjaga 
kesehatan dan lingkungan sekitar mereka, sehat itu mahal. Selamat untuk kita 
memulai PIN agar anak-anak kita bebas polio," ungkap Plt Gubri.

Pada kesempatan itu,  Plt Gubri beserta istri berkesempatan memberikan 
imunisasi polio kepada salah satu balita yang didampingi petugas kesehatan. Pada kesempatan lain ketua Posyandu Gelatik, ibu Nurkuti Ningsih.
"Alhamdulillah saat ini kami melihat langsung bapak Plt Gubri dan Isteri dari dekat dan berkesempatan menyampaikan keluh kesah kami," ungkapnya.

Keluhan mereka di hadapan Plt Gubri langsung ditanggapi dengan memanggil 
Kadinkes Kota Pekanbaru dan camat Marpoyan Damai agar menindak lanjuti 
hal tersebut. RLS/TR