Minggu, 25 Pebruari 2018

Sabtu Besok, Lembaga Adat Melayu Riau Tepung Tawar Ketua MPR

TOPRIAU, PEKANBARU - Ketua MPR, Zulkifli Hasan  mendapat pernghormatan dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau,  dirinya akan ditepung tawar oleh sejumlah tokoh di Riau. Tepung tawar ini, sebagai bentuk penghormatan kepada pejabat negara, ditambah lagi Ketua MPR ini, orang sumatra dari puak Melayu.

Tepuk tawar ini, akan digelar di Balai Lembaga Adat Melayu Riau yang berlokasi di jalan Diponegoro Pekanbaru. di tempat inilah sejumlah tokoh, mulai dari raja, tokoh adat hingga tokoh agama akan menepung tawar ketua MPR yang saat ini juga menjadi Ketua PAN tersebut.

Sebelum acara Tepung Tawar di mulai, akan dilakukan berbagai prosesi adat, Ketua MPR ini, harus mejalani berbagai  acara mulai dari kedatangan hingga sampai ke Lembaga Adat Melayu Riau.

Menurut Wakil Ketua  LAM Riau yang juga sebagai ketua acara Tepung Tawar,  Datuk Daslir Maskar, Zulkifli Hasan akan disambut di Bandara Sultan Syarif Qasim Pekanbaru.Selanjutnya akan dilakukan  pemasangan penutup kepala atau yang biasa disebut dengan Tanjak. Setelah itu,  dilakukan pergantian pakaian dari pakain biasa diganti dengan baju adat Melayu Riau.

Tepuk tawar ini, adalah ucapan selamat dan doa kepada seseorang yang berjasa atau kenegarawannya.  Tepuk Tepung Tawar ini, tidak sembarangan orang namun   diwakili oleh orang orang tertentuseperti raja, toko adat hingga tokoh agama.

Seretaris Umum LAM Riau yang juga bertindak sebagai  Ketua Pengarah acara Tepung Tawar, Nasir Panyalai mengatakan, Tepung Tawar ini melambangkan rasa kesejukan dan kenyamanan bagi yang di tepuk,  kemudian menjadi rasa kebanggan pula bagi yang menepuk.

"Sebagai pejabat negara rasanya tidak elok masyarakat Melayu tidak menepung tawar apalagi Zulkifli Hasan juga orang Sumatra yang berpuak Melayu", jelas Nasir Panyalai.

Acara Tepuk Tepung Tawar ini, akan berlangsung Sabtu (27/1) dan akan dihadri oleh tokoh tokoh yang berkompeten. Selain itu, acara Tepuk Tepung Tawar akan diisi dengan berbagai acara adat melayu alinnya. (Abmo)