Minggu, 25 Pebruari 2018

Desa Wisata Pulau Belimbing Sarat Kearifan Lokal

TOPRIAU, KAMPAR - Kabupaten Kampar  memiliki banyak objek wisata dan budaya yang saat  ini masih  dipertahankan keasliannya. Salahsatu daerah yang menyimpan banyak potensi tersebut adalah  Desa Wisata Pulai Belimbing. Di desa ini selain memiliki keindahan   dan keasrian juga banyak terdapat kearifan lokal.

Desa Wisata Pulau Belimbing ini,  tidak sulit dijumpai posisinya yang berada di Jalan Lintas Barat Sumatara atau tepatnya di Kecamatan Kuok Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, cukup memudahkan bagi pengunjung. Dari pekanbaru jaraknya  sekitar 65 kilometer dan hanya membuthkan waktu sekitar satu setengah jam  jam perjalanan.

Setelah sampai di  Kota Bangkinang, lokasi menuju Desa Wisata Pulau Belimbing hanya berjarak sekitar tujuh kilo meter atau hanya membutuhkan beberapa menit saja untuk sampi ke desa wisata tersebut. Di pinggir jalan akan terlihat gapura bertuliskan  selamat datang di Desa Wisata Pulau Belimbing.

Saat memasuki desa wisata ini, anda akan disuguhi dengan rimbunya pepohonan yang menyejukan. Suasan perkampungan yang jauh dari kebisingan membawa suasana hati menjadi tenang. Perkampungan yang berada di pinggir sungai ini, akan menambah suasana hati anda menjadi nyaman.

Mayoritas warga disini berprofesi sebagai petani kebun karet merupakan salahsatu pekerjaan yang sangat diminati hingga saat ini. Hal ini terlihatdi pinggir jalan besarpun pohon karet terlihat tumbuh subur.

Bagi pengunjung yang berwisata ke tempat ini, akan disambut  warga dengan sapaan yang akrab dan senyuman bersahabat. Selain itu, Pengunjung akan disuguhi dengan musik tradisional Calempong.

Bagi warga di Desa Wisata Pulau Belimbing ini, penyambutan yang meriah ini, sebagai penghormatan  kepada pengunjung karena memuliakan tamu adalah sebuah keharusan.

Di Desa Wisata Pulau Balimbing ini, banyak terdapat kearifan lokal  salahsatu diantara adalah Manggelek Tobu. Benda berukaran panjang ini, menggambarkan  tradisi masyarakat tempo dulu,  Menggiling Tebu untuk dijadikan manisan sebagai pengganti gula.

Selain itu,  sejumlah Umah Lontiok terlihat masih berdiri kokoh berdiri di tengah perkampungan. Bangunan yang sarat dengan makna ini, sengaja dipertahankan untuk diperlihatkan kepada masyarakat luas bahwa Kabupaten Kampar memiliki sejarah dan budaya yang komplit.

Menurut Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Sukirman, penobatan Dusun Pulau Balimbing sebgai desa wisata karena masih banyaknya kearifan lokal yang terdapat di kampung mereka. Warga di sini masih penduduk asli belum ada campuran dengan orang luar.

Dusun Pulau Balimbing ini, semakin memiliki daya tarik karena masyarat di sini menawarkan kepada calon pengunjung berbagai paket wisata dan budaya serta agro.

"Jika ada pengunjung yang berwisata ke Desa Wisata Pulau Belimbing ini, kami menawarkan beberapa paket, ada paket Mandi Balimau, Makan di Dulang, Manggelek Tobu hingga Agro", jelas Saleh,Sekretaris Pokdarwis.

Selain keindahan alamnya yang terdapat di desa ini sangat menakjubkan. Air bergelombang, suasana hijau yang penuh keheningan membuat kita nyaman berlama lama di lokasi dan serasa enggan untuk beranjak pulang.

Iven iven tradisonal juga digelar di desa wisata ini, siantara pacu sampan melawan arus dan lain sebagainya.

Bagi anda yang ingin berlibur dengan suasana perkampungan yang sarat dengan tradisi, Desa Wisata Pulau Balimbing adalah tempat yang tempat anda kunjungi. (TR/Abmo)