Sabtu, 14 Desember 2019

Lebih 700 Ribu Kendaraan di Riau Nunggak Bayar Pajak

TOPRIAU, PEKANBARU - Lebih dari 700 ribu kendaraan di Provinsi Riau dalam satu tahun ini menuggak membayar pajak,  tunggakan ini membuat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau kehilangan pemasukan dari Pendapatan Asli Daerah (PAD)

Untuk memaksimalkan pemasukan, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Riau, menggelar razia pajak kenderaan. Dalam Razia tersebut  ratusan pengendara terjaring razia sehinngga mereka diminta untuk membayar di tempat.

Razia yang digelar di kawasan Purna MTQ Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru ini, sebagai langkah badan pendapatan daerah provinsi riau untuk meningkatkan PAD.

Saat ini terdapat sekitar dua juta kenderaan yang beroperasi di Bumi Lancang Kuning, namun hanya sekitar 1,3 juta yang patuh dengan membayar pajak.

Sementara sekitar 700 ribu kenderaan baik roda dua maupun roda empat terdata menunggak pajak. Jumlah ini dinilai sangat memprihatinkan yang berdampak terhadap tidak maksimalnya pembangunan di Provinsi Riau padahal potensi pajak kenderaan sangat dominan dalam memberikan pemasukkan bagi daerah.

“Dari dua juta kendaraan yang ada di Riau, hanya 1,3 juga kendaraan yang membayar pajak sementara lebih dari 700 ribu kendaraan menunggak”, jelas  pelaksana harian ( plh) Kabid Pajak Bapenda Riau, Rudy HS, Kamis (25/7/19)

Razia kendaraan bemotor yang diagendakan hingga akhir tahun diseluruh kabupaten dan kota se-Riau ini, merupakan bentuk ketegasan kepada wajib pajak untuk memembayar kewajibanya.

Selain menjaring penunggak pajak, petugas juga mengamankan pengendara yang melanggar seperti tidak membawa surat kenderaan hingga tidak cukup kelengkapan kenderaan yang langsung diberikan penindakkan dengan penilangan. (TR/Son)