Jumat, 22 September 2017

BPS Riau, Hasil Surve Masyarakat Riau Bahagia

TOPRIAU,PEKANBARU - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau kembali merilis hasil survei nasional Indeks Kebahagiaan 2017, indeks Kebahagiaan antar provinsi bervariasi dengan rentang antara 67,52 sampai dengan 75,68. Sedangakan tiga provinsi yang memiliki nilai Indeks Kebagiaan tertinggi adalah Provinsi Maluku Utara (&5,68), disusul Maluku (73,77) dan Sulawesi Utara (73,69).

 

Hal tersebut disampaikan Kepala BPS Provinsi Riau, Aden Gultom menjelaskan, Provinsi Papua, Sumatera Utara, dan Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan tiga provinsi yang memiliki Indeks Kebahagiaan terendah dengan nilai Indeks masing-masing 67,52, 68,41, dan 68,98.

 

Hasil survei nasional tentang Indeks Kebahagiaan 2017, Orang Provinsi Riau sendiri berada di tengah-tengah Indeks kebahagiaannya yakni 71,89 artinya cukup bahagia. Untuk itu, bila ingin merasakan tingkat kebahagiaan di Indonesia ini maka cobalah kerja mencari nafkah pertama ke Maluku Utara (75,68), kemudian ke Maluku (73,77), Sulaweai Utara (73,69), Kalimantan Timur (73,57), Kalimantan Utara (73,33), Gorontalo (73,19), Kepulauan Riau (73,11), DI Yogyakarta (72,93), Bali (72,48), SUmatera Barat (72,43).

 

Namun jika ingin merasakan kesusahan provinsi yang susah di mana tingkat Indeks Kebahagiaan penduduk paling rendah bisa coba cari nafkah/kerja di Papua, menyusul Sumatera Utara, NTT, Lampung, Jawa Barat, Banten, Sulawesi Barat, Kalimantan Barat, jambi, Bengkulu.

 

Sementara itu, khusus Provinsi Riau yang berada di tengah-tengah, Indeks Kebahagiaan Riau 2017 berdasarkan hasil survei Pengukuran Tingkat Kebahagiaan (SPTK) sebesar 71,89 pada skala 0 - 100.

 

Indeks Kebahagiaan Riau 2017 merupakan indeks komposit, yang disusun oleh tiga dimensi yaitu Kepuasan Hidup (Life Satisfaction), Perasaan (Affect), dan Maksa Hidup (Eudaimonia). Kontribusi masing-masing dimensi terhadap Indeks Kebahagiaan Riau adalah Kepuasan (Life Satisfaction) 34,80 persen, Perasaan (Affect) 31,18 persen, dan Makna Hidup (Eudaimonia) 34,02 persen.

 

Nilai Indeks masing-masing dimensi Indeks Kebahagiaan Riau 2017 adalah, Indeks Dimensi Kepuasan Hidup (Life Satisfaction) sebesar 71,74, Indeks Dimensi Perasaan (Affect) sebesar 70,24, dan Indeks Dimensi Makna Hidup (Eudaimonia) sebesar 73,56. Seluruh indeks dimensi diukur pada skala 0-100.

 

"Indeks Kebahagiaan Indonesia merupakan indeks komposit yang dihitung secara tertimbang menggunakan dimensi dan indikator dengan skala 0-100. Semakin tinggi nilai indeks menunjukkan tingkat kehidupan penduduk yang semakin bahagia. Sebaliknya, semakin rendah nilai indeks maka semakin merasa tidak bahagia," katanya. Selasa (5/8)

 

Selanjutnya, metode pengukuran Indeks Kebahagiaan 2017 mengalami perubahan, karena terdapat penambahan cakupan indeks dibandingkan 2014. Pada 2014 lalu, Indeks Kebahagiaan hanya menggunakan Dimensi Kepuasan Hidup (Life Satisfaction).

 

Sedangkan pada 2017 ditambahkan Dimensi Perasaan (Affect) dan Dimensi Makna Hidup (Eudaimonia). Perubahan lainnya pada 2017, Dimensi Kepuasan Hidup terbagi menjadi dua subdimensi yaitu Subdimensi Kepuasan Hidup Personal dan Subdimensi Kepuasan Hidup Sosial.

 

"Indeks Kebahagiaan Riau 2017 yang dihitung menggunakan metode 2014 yaitu sebesar 70,58 lebih tinggi dibanding Indeks Kebahagiaan Riau 2014 (68,85). Dengan demikian telah terjadi peningkatan indeks sebesar 1,73 poin," terang Aden.

 

Di Riau indeks keharmonisan keluarga cukup tinggi yakni 80,76 dan yang paling rendah itu indeks pendidikan dan keterampilan makanya banyak pemuda-pemudi Riau banyak menuntut ilmu keluar Riau. Indeks kebahagiaan penduduk yang tinggal di perkotaan cenderung lebih tinggi dibanding penduduk tinggal di perdesaan. Nilai Indeks Kebahagiaan di perkotaan sebesar 72,84, sedangkan di perdesaan 71,29. (TR/GP)