Jumat, 17 November 2017

It Nelayan Turun, Harga Garam Hancur Naik

TOPRIAU, PEKANBARU - Kenaikan harga yang dibayar nelayan (Ib) di Provinsi Riau disebabkan oleh naiknya indeks konsumsi rumah tangga sebesar 0,21 persen, khususnya harga cabai merah, ongkos angkutan dalam kota, biaya pulsa ponsel prabayar.

"Ini imbas naiknya indeks BPPBM sebesar 0,47 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang disebabkan oleh garam hancur dan mata pancing," kata kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau, Aden Gultom di Pekanbaru, Senin (11/9/2017).

Lanjut Aden, akibatnya, harga yang diterima petani/nelayan (It) mengalami penurunan sebesar 0,05 persen.

"Sehingga kelompok penangkapan ikan di Riau pada Agustus 2017 mengalami penurunan sebesar 0,35 persen," tandasnya.(TR/MCR)