Capella Honda; HMC 2018 Pekanbaru, Menciptakan Modifikator Kreatifitas

TOPRIAU,PEKANBARU - Ratusan Kreativitas modifikasi muda berbakat di Riau kembali memeriahkan Honda Modif Content (HMC) 2018. Event ke lima yang diselenggarakan langsing oleh PT Capella Dinamik Nusantara selaku Main Dealer Honda Wilayah Aceh, Riau dan Kepri bersama PT Astra Honda Motor (AHM).

Gelaran akbar modifikasi sepeda motor terbesar di Indonesia ini akan melibatkan sekitar 1.900 modifikasi muda berbakat di seluruh Indonesia dan akan ada 200 modifikasi muda yang berasal dari Riau. Selain itu, HMC 2018 memberikan area khusus modifikasi para anggota komunitas sepeda motor Honda yang turut di perlombakan.

Hal tersebut disampaikan Arifin selaku Regional Head Capella Honda, event ini sudah yang kelima kalinya dilakukan. Secara nasional, HMC 2018 sendiri merupakan tahun ke-11 diselenggarakan dan akan hadir di 15 kota besar di Indonesia.

"Kali ini, diikuti sebanyak 214 peserta dari berbagai daerah di Riau dan ini sudah yang kelima kalinya diselenggarakan di kota Pekanbaru. Untuk secara nasional, HMC ini sudah memasuki tahun ke 11," katanya. Minggu (15/4)

Selain itu, Ia juga menjelaskan secara nasional rangkaian HMC 2018 diselenggarakan di Malang - Jatim (7 April 2018), Pekanbaru - Riau (15 April), Bandar Lampung - Lampung (29 April), Denpasar - Bali (19 Mei), Manado - Sulut (2 Juni), Jakarta (15 Juli), Makassar - Sulsel (28 Juli), Mataram - NTB (12 Agustus), Cirebon - Jabar (26 Agustus), Samarinda - Kaltim (8 September), Bandung - Jabar (15 September), Banjarmasin - Kalsel (22 September), Surabaya - Jatim (13 Oktober) dan Solo - Jateng (27 Oktober). Selanjutnya, untuk puncak gelaran final HMC 2018 akbar bagi modifikator pecinta motor Honda se Tanah Air tersebut dan akan diadakan berbarengan dengan Honda Bikers Day 2018.

Selain itu, para kreativitas modifikasi HMC 2018 di Pekanbaru, dapat memilih salah satu dari 9 kelas yang diperlombakan yang terdiri dari, Matic Stock/bolt on, Matic and Cub Advance, Sport Naked, Sport Fairing, Sticker/Decals, Racing Style dan Community Touring yang keseluruhannya dikategorikan untuk produksi sepeda motor di atas tahun 2006. Selain itu, pada kelas All Stock and Advance untuk kategori sepeda motor yang produksi di bawah tahun 2006 serta kelas Free For All untuk kategori skutik, cub dan sport Honda seluruh tahun produksi.

"Honda contest 2018 ini tidak jauh beda dengan tahun sebelumnya. HMC di tahun ini juga kita laksanakan di 14 regional series. Khusus di Pekanbaru, dari 9 kelas yang kita pertandingkan, ada 3 kelas lama yang dimunculkan kembali seperti Sticker/Decals, Community Touring dan Racing Style. Tiga kelas ini di tahun lalu kita tiadakan, tapi di tahun ini kita hadirkan lagi," ungkap Adi Wira selaku Brand Activation AHM.

Sementara itu, HMC 2018 ini diikuti oleh 214 peserta yang ada, 62 diantaranya memilih kelas tersebut untuk bertanding.  Selain itu, dari 9 kelas tersebut, kelas Matic Stock/bolt on merupakan kelas terbanyak yang diminati modifikator di Pekanbaru.

"Salah satu penilai yang dilakukan, modifikator boleh memberi tambahan aksesoris pada sepeda motor, tapi tidak boleh mengubah rangka utama dan body sepeda motornya," ujar Wira.

Ia pun berharap, melalui event HMC 2018 akan lahir modifikator baru di dunia custome culture yang dapat menggetarkan dunia modifikasi secara nasional maupun internasional. Selain itu, hal bukanlah sesuatu yang mustahil dilakukan karena tahun lalu modifikator asal Riau, Iqbal Saputra pernah keluar sebagai juara HMC di level nasional.

"Juara nasional HMC gak mesti dari Jawa atau Bali atau Nusa Tenggara. Sumatera juga punya potensi menciptakan modifikator baru. Semoga tahun ini akan ada lagi modifikator Pekanbaru yang sampai ke tingkat nasional," tutupnya. (TR/GP)