BI Catat Uang Keluar di Riau Selama Ramadan - Lebaran, Capai Rp4,72 Triliun

TOPRIAU, PEKANBARU -- Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Riau mencatat jumlah uang yang keluar (outflow) dari bank sentral untuk memenuhi kebutuhan Ramadhan hingga Idul Fitri 1439 Hijriah mencapai Rp4,72 triliun.

Hal ini disampaikan oleh Manajer Fungsi Koordinasi dan Komunikasi Kebijakan Bank Indonesia (BI) Provinsi Riau, Murdianto, Kamis (28/6/2018). Ia mengatakan pada periode yang sama, jumlah uang yang disetorkan kembali oleh perbankan ke bank sentral mencapai Rp345,8 miliar.

"Dengan begitu, jumlah agregat outflow sebesar Rp4,38 miliar," ujar Murdianto.

Ia mengatakan secara keseluruhan, permintaan uang yang meningkat selama Lebaran bisa dilayani dengan maksimal oleh Bank Indonesia. "Alhamdulillah, permintaan uang dari Ramadan hingga lebaran yang memang sangat tinggi bisa kita layani dengan sangat baik," Cakapnya.

Lanjutnya, secara nasional, kebutuhan uang tunai pada Lebaran diperkirakan meningkat 15,3 persen menjadi Rp188,2 triliun dibandingkan 2017.

"Sementara itu, untuk Riau terjadi peningkatan 16,05 persen dibandingkan pada tahun 2017 lalu," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kepala BI Provinsi Riau, Siti Astiyah, mengatakan terjadi penambahan persediaan uang pada Lebaran tahun ini.

"Kalau tahun lalu hanya Rp4,05 triliun, tahun ini meningkat karena adanya hari libur yang cukup panjang sehingga diharapkan dengan uang tunai sebanyak itu akan cukup memenuhi kebutuhan masyarakat," jelasnya.

Ia menambahkan, BI juga bersama dengan 35 bank di Riau telah sukses melakukan penukaran uang bersama pada tanggal 30-31 Mei 2018 dan 4-6 Juni 2018 untuk memenuhi kebutuhan uang pecahan kecil di masyarakat. (TR/Kom)