Minggu, 09 Desember 2018

Pemilik Warung Akui Gas 3 Kg Diantar "Inang Inang" Disperindag Pelalawan Diminta Bertindak

TOPRIAU, PANGKALAN KERINCI - Gas bersubsidi yang kini bebas diperjual belikan di warung dijual oleh pemilik warung mencapai harga Rp 30.000/tabung ,tingginya harga gas bersubsidi itu dikarenakan pemilik warung hanya menerima dari inang inang yang mengambil ke setiap Pangkalan di Kecamatan Pangkqlan Kerinci dengan harga Rp  25 .000/tabung.

Menurut salah seorang pemilik warung di jalan Arbes yang biasa di panggil Ajo saat ditanya wartawan terkait harga elpiji yang mencapai Rp 30.000.  Ajo menjawab dirinya menerima titipan dari Inang Inang dengan Harga Rp 28000,- dengan alasan mereka mengambil dari Pangkalan seharga Rp 25.000-pertabung.

"Iitupun mereka kumpulkan dari beberapa pangkalan yang ada di Pangkalan Kerinci", terangnya.

Sementara menurut salah seorang ibu rumah tangga Nur kepada wartawan mengatakan pantas saja gas cepat habis di Pangkalan karena ada Inang Inang yang mengambil harga di atasHarga Eceran Tertinggi (HET).

"Kalau begini yaa hapus saja gas bersubsidi , harganya sama dengan gas non subsidi , karena masyarakat butuh seberapapun dibeli", terangnya.

"Selain itu juga dengan subsidi ini orang miskin makin bertambah bahkan yang punya rumah bertingkatpun ikut jadi orang miskin ,karena untuk masak di rumah mereka masih tabung gas yang bertuliskan untuk orang miskin, dalam hal ini peranan disperindag dipertanyakan", terangnya. ( Ishar.D)