Jumat, 19 Oktober 2018

Isi Tabung Berpotensi Kurang, warga Diimbau Teliti Beli Elpiji Tabung 3 Kg

TOPRIAU, PEKANBARU -- Warga Kota Pekanbaru diimbau agar membeli tabung elpiji 3 kilogram dengan cerdas dan teliti.

Sebab potensi kurangnya isi tabung elpiji melon tersebut bisa saja terjadi.

Imbauan disampaikan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (DPP) Kota Pekanbaru.  Menurut Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan DPP Pekanbaru, Juarman memperkirakan potensi kekurangan isi elpiji bisa terjadi karena  faktor disengaja atau terjadinya isi silang antara tabung elpiji kosong dengan tabung elpiji isi, atau istilahnya terjadi pengoplosan.

Kemudian karena faktor ketidaksengajaan, namun jika dengan faktor ketidaksengajaan kekurangan elpiji tersebut masih dalam batas toleransi.

Juarman menyarankan masyarakat agar menukar elpiji yang dibeli jika kekurangan isi hingga dibatas toleransi.

"Jadi kalau beli elpiji minta timbang kembali ke Pangkalan. Kalau kurang dari delapan kilo minta ganti saja. Kalau berat totalnya 7 kilo lebih ya masih batas toleransi. Kalau hanya 7 kilo minta ganti," katanya, pada Rabu (19/9).

Ia menambahkan, pihaknya telah menurunkan tim khusus untuk memantau hal itu. Namun petugas di lapangan sampai sekarang  belum bisa membuktikan  adanya aktivitas ilegal pengoplosan elpiji 3 kilogram. Laporan masyarakat juga belum pernah diterima pihak DPP Pekanbaru.

"Kalau potensi itu ada saja. Cuma kan belum ada laporan. Kalau ada pengoplosan itu tim BDKT (barang dalam keadaan terbungkus) turun memeriksa. Itu jika ada laporan masyarakat. Kami bawa timbangan standar. Itu dasarnya undang undang nomor 281 tentang meterologi legal," katanya. (Kominfo)