Terhitung Nopember 2018 Ekspor Riau Naik 2,01 Persen

TOPRIAU, PEKANBARU- Nilai ekspor Riau berdasarkan harga Free On Board (FOB) pada bulan November 2018 mencapai US$ 1.27 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 2,01 persen dibanding ekspor bulan  Oktober 2018 sebesar US$ 1.24 miliar. Kepala BPS Riau Aden Gultom mengatakan kenaikan ini disebabkan oleh naiknya ekspor migas sebesar 14,21 persen, sedangkan ekspor nonmigas turun sebesar 0,04 persen.

"Ekspor migas dari US$ 179.30 juta pada bulan Oktober 2018 naik menjadi US$ 204.77 juta pada bulan November 2018, sebaliknya ekspor nonmigas dari US$ 1.065,35 juta pada bulan Oktober 2018 turun menjadi US$ 1.064,93 juta pada bulan November 2018," ujar Aden.

Ia menjelaskan selama Januari-November 2018, nilai ekspor Riau mengalami kenaikan sebesar 0,17 persen dibanding dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang disebabkan oleh naiknya ekspor migas sebesar 15,54 persen, meskipun ekspor non migas mengalami penurunan sebesar 2,48 persen.

"Kenaikan ekspor migas disebabkan oleh naiknya ekspor minyak mentah sebesar 15,00 persen dan ekspor industri pengolahan hasil minyak sebesar 19,45 persen," ungkapnya.

Dari 10 golongan barang ekspor non migas terbesar bulan November 2018 dibanding Oktober 2018, kenaikan terjadi pada Berbagai Produk Kimia sebesar US$ 21.56 juta, Bubur Kayu (Pulp) US$ 4.72 juta, dan Ampas dan Sisa Industri Makanan US$ 0.32 juta.

"Sedangkan penurunan terbesar terjadi pada Lemak & Minyak Hewan/Nabati sebesar US$ 15.76 juta, Bahan Kimia Organik US$ 4.13 juta, serta Kertas dan Karton US$ 3.41 juta," ucapnya.

Selama Januari-November 2018, ekspor 10 golongan barang utama non migas memberikan kontribusi sebesar 99,35 persen terhadap total ekspor non migas.

"Dari sisi pertumbuhan, ekspor 10 golongan barang utama non migas tersebut mengalami penurunan sebesar 2,53 persen terhadap periode yang sama tahun 2017," pungkasnya. (kominfo)

2