Selasa, 26 September 2017

M Noer Resmi Dilantik Walikota Pekanbaru Sebagai Sekdako

TOPRIAU, PEKANBARU- Walikota Pekanbaru, Furdaus ST MT resmi melantik M Noer sebagai Sekertaris Kota Pekanbaru, Senin (1/2/16). Bertempat di Lantai III Aula Kantor Walikota Pekanbaru. Dengan suara tegas, M Noer mengucapkan sumpah janji di hadapan seluruh pejabat yang hadir untuk bisa melaksanakan jabatannya sebagai Sekdako Pekanbaru yang baru.

Walikota dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada M Noer atas jabatan yang diembannya. "Tugas sebagai Sekda sangat berat. Yang pertama Sekda ini adalah sebagai koordinator baik interen maupun eksteren bagi seluruh SKPD di lingkungan Pemko Pekanbaru," ujar Firdaus.

Sebagai seorang Sekda lanjut Wako, di tuntut harus mampu menjadi koordinator yang baik bagi SKPD. "Dalam melakukan kegiatan, SKPD tak luput dari koordinasi Sekda.

Hal ini bertujuan agar Visi dan Misi daerah bisa terwujud, terlebih visi dan misi bagi kepala daerahnya," jelasnya. Selain itu, Wako juga berpesan kepada Sekda baru untuk bisa menata aset agar lebih sempurna. "Tentu harapan kita aset Kota ini bisa tertata dengan rapi. Harapan kita yang belum sempurna bisa disempurnakan lagi," pesan Wako.

Usai dilantik, Walikota perintahkan M Noer segera membenahi aset daerah.

"Aset kota ini masih amburadul. Empat tahun ini aset masih amburadul. Ada barang, tak ada suratnya," ucapnya di hadapan para awak media usai acara pelantikan.

Dia menegaskan, penataan aset harus dilakukan. Pasalnya, sampai hari ini aset di Pemko Pekanbaru belum tertata dengan baik. Hal itulah yang menyebabkan Pemko Pekanbaru selama ini selalu mendapatkan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dari BPK RI Provinsi Riau.

"Kelemahan kita belum mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) salah satunya karena pengelolaan aset kita belum maksimal. Itu aset bergerak maupun aset tidak bergerak," terangnya.

Sementara itu, Sekda Pekanbaru yang bari dilantik M Noer saat dikonfirmasi terkait permintaan walikota menyebut, bahwa memang pengelolaan aset akan menjadi prioritas baginya. Terlebih saat ini dia juga dipercaya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pekanbaru.

"Sesuai amanah yang diberikan pak wali Insya Allah kita akan memprogramkan ini untuk menuntaskan permasalahan aset. Aset kita ada yang memang murni milik Pemko Pekanbaru ada juga aset bersama pihak lain, seperti pihak provinsi Riau," kata dia.

Lanjutnya, sebenarnya penyelesaian aset sedang berjalan. Tapi belum tuntas, ini yang segera dituntaskan. Dia menyebut akan mengumpulkan seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk membahas masalah aset ini.

"Kita akan kumpulkan SKPD, kita akan pertegas apa yang disampaikan pak wali soal koordinasi agar semua bersinergi antara SKPD satu dengan SKPD lain. Dalam waktu dekat kita lakukan pertemuan untuk membagi tugas dengan kawan-kawan asisten juga," imbuh M Noer yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten di Sekdako Pekanbaru.

Seperti diketahui, pelantikan Sekda ini memang mengalami penundaan. 10 pejabat lainnya yang lulus seleksi Pejabat Tinggi Pratama (PPT) yang di rekomendasikan oleh Komisi Aparatur Sipik Negara (KASN) telah dilantik oleh Wawako Kamis (28/1/2016) lalu di aula lantai/ III Gedung Kantor Walikota Pekanbaru. (TR/ galeri-adv/ hms)