Jumat, 13 Desember 2019

Kasus Penggelembungan Suara Pileg di Pelalawan, Sugeng Divonis Lengket Nurlaili dan Neno Didiskualifikasi dari Caleg

TOPRIAU, PANGKALAN KERINCI - Terdakwa kasus penggelembungan suara  caleg DPRD Pelalawan Derah Pemilihan (Dapil) empat, Sugeng Purwanto, Ketua PPK Pangkalan Kuras non aktif divonis Majelis Hakim PN Pelalawan dengan hukuman satu bulan penjara denda Rp 5.000.000, subsider satu bulan kurungan.

Sementara saksi Nurlaili dari Partai Golkar dan Neno Fitria  dari Partai Gerindra dalam pertimbangan Majelis Hakim untuk didiskualifikasi dari caleg masing masing partai.

Majelis Hakim yang diketuai Melinda Aritonang SH, beranggotakan Nurrahmi SH dan Joko Sucipto SH MH dalam amar putusan yang dibacakan hakim anggota Joko Sucipto SH lebih kurang satu setengah jam bergantian dengan Ketua Majelis Hakim  Melinda Aritonang menyatakan sependapat dengan dakwaan serta tuntutan JPU karena berdasarkan fakta persidangan unsur dakwaan sudah terpenuhi.

Atas perbuatan tersebut terdakwa yang cakap serta layak untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, maka Majelis Hakim berpendapat terdakwa harus dihukum sesuai dengan perbuatannya ,selain itu dalam pertimbangan Majelis Hakim yang tertuang dalam amar putusan  saksi Nurlaili dan Neno Fitria  harus di Diskualifikasi dari pencalonan anggota dewan.

Dalam lanjutan pembacaan amar putusan Melinda Aritonang SH menyampaikan bahwa terdakwa Sugeng Purwanto terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan perbuatan melawan hukum melanggar pasal 352 jo pasal 554 UU, RI no 7 tahun 2017 tentang Pemilu jo pasal 53 ayat (1) KUHP.

Atas perbuatannya Majelis Hakim sepakat menjatuhkan vonis kepada terdakwa dengan hukuman satu bulan penjara denda Rp 5.000.000,- jika tidak dibayar diganti dengan satu bulan kurungan dan membebankan biaya perkara sebesar Rp 5000,- atas putusan tersebut terdakwa Sugeng dan JPU Marthalius SH nyatakan terima.

“Saya menerima dengan ikhlas atas putusan Majelis Hakim dan siap untuk di eksekusi”,  terang  Sugeng Purwanto saat ditanya wartawan di PN Pelalawan. ( Ishar.D)

.

Terdakwa sugeng Saat mendengarkan amar putusan yang di bacakan majelis hakim