Jumat, 13 Desember 2019

Dua Bandar Narkoba di Pekanbaru Tewas Saat Baku Tembak dengan Polisi

TOPRIAU, PEKANBARU - Baku tembak terjadi antara aparat kepolisian dengan bandar narkoba di Pekanbaru, Provinsi Riau. Peristiwa ini, mengakibatkan dua orang bandar narkoba tewas diterjang timah panas dan satu diamanakan. Satu orang dari bandar narkoba ini, merupakan mantan anggota polisi yang selama buron karena kabur dari lapas.

Baku tembak ini terjadi, di rumah bandar narkoba di perumahan Palma Residen jalan Hr.Soebrantas, Pekanbaru saat polisi melakukan penyergapan.

Sejumlah bekas tembakan terlihat di jendela rumah bandar narkoba, menggambarkan dalam penyergapan tersebut, bandar narkoba melakukan perlawanan.

Bandar narkoba ini, sempat melarikan diri ke arah Pondok Pesantren Babus Salam yang terletak di pinggir jalan HR Soebrantas. Polisi terus memburu DPO tersebut, sehingga perlawanan bandar narkoba ini, berakhir setelah diterjang timah panas.

Dua buronan narkoba yang sudah lama menjadi incaran polisi  dan tewas ditembak tersebut masing masing berninisial Sn dan AR sementara satu bandar lainya berinisal RN.Kedua jenazah bandar besar narkoba tersebut diangkut mobil ambulance ke rumah sakit Bhayangkara Pekanbaru untuk di otopsi.

Seorang dari buronan polisi yang tewas adalah Sn, merupakan  pecatan polisi sekaligus narapidana yang kabur dari lembaga pemasyarakat (Lapas) Pekanbaru. SN dipecat dari anggota Polres Rokan Hilir tahun 2015 terlibat dalam kasus narkoba dan kasus pembunuhan. Sejak dipecat dari anggota kepolisian, SN sudah lama menjadi gembong narkoba.

“Saat ini, lokasi tempat kejadian perkara (TKP) sudah diamankan dan dua orang dinyatakan tewas  dalam baku tembak tersebut”, Kepala Bidang (Kabid)  Humas Polda Riau, Kombes Sunarto.

Saat ini, lokasi tempat kejadian perkara masih di sterilkan dengan membuat garis polisi atau police line. Polisi masih melakukan olah TKP untuk mencari barang bukti  karena ditengarai bandar narkoba ini, memiliki senjata api lainya  dan bahan peledak. (TR/Son)