Kamis, 22 Agustus 2019

Penyakit Asma Kambuh, Karyawan PT IIS Ditemukan tak Bernyawa

TOPRIAU, PANGKALAN KERINCI - Karyawan PT IIS, Sutrisno 51 (tahun) yang bertugas sebagai operator pompa water intence, Minggu (29/7/2019) sekitar pukul 19.30.Wib ditemukan tidak bernyawa di lokasi areal kerja PT IIS Desa Lalang Kabung Kecamatan Pelalawan atau tepatnya di pompa water intence Iran Sungai Dalam.

Korban ditemukan oleh Asisten Proses bernama Viktor Sitorus bersama istri korban Sartini yang didampingi Feri dan Sumadi, sebelumnya keempat orang ini berusaha mencari keberadaan korban.

Dalam Rilis yang dibuat Polres Pelalawan menyebutkan, bahwa penemuan korban berawal dari kecurigaan Viktor Sitorus sebagai atasan korban yang saat itu belum melaksanakan tugasnya sebagai operator pompa water intence untuk mengalirkan air ke pabrik.

Setelah dapat keterangan dari istri korban yang mengatakan suaminya masih bekerja dan belum pulang kerumah, hal itu semakin menimbulkan kecurigaan Viktor dan selanjutnya Viktor bersama istri korban Sartini  yang didampingi Feri dan Sumadi berusaha mencari keberadaan korban.

Upaya pencarian dilakukan dengan cara mendatangi lokasi kerja korban, dan ditemukan sepeda motor, sepatu safety, dan peralatan kerja lainnya. . Setelah dilakukan penelusuran akhirnya korban ditemukan tidak jauh dari pompa water intence aliran sungai dalam keadaan sudah tidak bernyawa lagi.

Untuk mencari penyebab kematian, korban dibawa ke klinik Eko 3 guna dilakukan visum luar, selanjutnya untuk memastikan kondisi korban, sekitar pukul 21.00.Wib korban langsung dibawa ke RS Efarina. Setelah dilakukan pemeriksaan ternyata tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban selain itu juga istri korban mengatakan suaminya menderita sakit Asma,jadi prosesnya tidak begitu sulit.

Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi Irwan SIK saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa penemuan mayat di lokasi kerja PT IIS ,yang mana korban bernama Sutrisno 51 tahun  adalah karyawan PT IIS.

“Karena atas pengakuan istri korban bahwa suaminya ada sedikit menderita penyakit asma ,mereka sudah mengikhlaskan kepergian suaminya dan juga mereka membuat surat pernyataan menolak untuk dilakukan autopsy”, terangnya.(ishar.D)