Kasus Penggelapan di Pelalawan, Pasutri Dituntut Sama Jatuh Vonis Berbeda

TOPRIAU, PANGKALAN KERINCI – Pasangan suami intri (pasutri) yang didakwa penggelapan mobil yang seblumnya dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan hukuman masing masing  tiga tahun enam bulan penjara akhirnya divonis berbeda oleh Majelis Hakim Pengadilan Negerin (PN) Pelalawan.

Sidang  yang diketuai oleh Nurrahmi SH,beranggotakan Rahmad Hidayat Batu Bara SH ST MH dan Ria Ayu Rosalin SH MH, menjatuhkan vonid kepada Irwansyah Purba dengan vonis lengket ( tiga tahun  enam bulan ) penjara sementara Titin divonis dengan hukuman tiga tahun penjara.

Majelis Hakim dalam amar putusan menerangkan bahwa berdasarkan fakta persidangan baik keterangan saksi maupun keterangan terdakwa sendiri ,yang mana unsur dari dakwaan JPU sudah terpenuhi ,terdakwa secara sah dan meyakinkan melakukan perbuatan melawan hukum melanggar pasal 378  junto 55/KUHP. Atas perbuatan tersebut terdakwa adalah sosok orang mampu dan bisa mempertanggung jawabkan perbuatannya serta layak menerima hukuman sesuai dengan kesalahan yang dilakukannya.

“Maka dari itu atas dasar hasil mufakat Majelis Hakim setelah mempertimbangkan segala sesuatu hal maka majelis sependapat menjatuhkan vonis tiga tahun enambulan penjara untuk Irwansyah dan tiga tahun penjara untuk Titin yang terlibat dalam perbuatan tersebut”, terangnya.

Terdakwa Irwansyah dan Titin usai mendengarkan putusan tidak banyak berbuat hanya saja saat di tanya Majelis Hakim terima banding atau pikir pikir ,keduanya hanya me jawab pikir pikir.

Sementara JPU Marthalius SH usai persidangan menjelaskan dalam tuntutannya sesuai dengan dakwaan yang mana keduanya didakwa dengan dakwaan melanggar pasal 378 junto 55 KUHP ,atas putusan hakim kita masih mikir mikir karena terdakwa menyatakan pikir pikir.( Ishar.D)