Selasa, 17 September 2019

Operasi Patuh Muara Takus 2019 Satlantas Polres Dumai Tindak 700 Pelanggaran.

TOPRIAU, DUMAI - Operasi patuh Muara Taksi 2019 jajaran satuan polisi lalu lintas Polres Dumai menindak 700 pengendara yang melakukan pelanggaran berlalu lintas. Pelanggaran di dominasi pengguna kendaraan roda dua.


AKP Agustinus Chandra S.I.K menyebutkan dari hari pertama operasi patuh muara takus 2019 di gelar hingga hari ke enam sudah 700 pelanggaran berlalu lintas yang kita tangani.
Pelanggar paling banyak dilakukan pengguna kendaraan roda dua mencapai 700 berbagai bentuk pelanggaran, seperti melawan arah, tidak menggunakan helm serta tidak memiliki dokumen wajib dalam berkendaraan.


Semua pengguna kendaraan roda maupun roda empat yang melakukan pelanggaran di berikan sanksi tegas berupa tindakan penilangan dan juga ada tindakan yang diberikan berupa peringatan karena melakukan pelanggaran ringan, Seperti penggunaan helm tidak kualitas SNI, tutur kasat lantas.


Operasi patuh Muara Takus 2019 di gelar selama sepuluh hari dan fokus pada empat pelangaran yakni melawan arah, surat dokumen berkendaraan seperti SIM dan pajak mati, kemudian  pengendara di bawah umur dan pengguna safety belt bagi roda empat.
Razia Operasi Muara Takus 2019 juga di fokuskan di Unit Terminal Barang terletak di jalan Bukit Timah.

 

Setiap truk industri yang mengangkut muatan cpo dan muatan dagang lainnya di periksa kelengkapan surat surat dokumen, surat trayek dan tonase muatan apakah sesuai dengan kapasitas sumbu truknya.


Selain itu, setiap sopir truk industri tersebut diperiksa dengan melakukan tes urine dan pengobatan gratis dengan  berkerjasama dengan pihak jasa raharja serta Dishub selaku pengelola terminal.


Operasi juga di gelar di terminal AKAP di jalan putri tujuh, dengan sasaran bus-bus Antar Kota Antar Provinsi yang kedapatan melakukan pelanggaran berupa izin mati dan bus tidak layak jalan.


Operasi Patuh Muara Takus 2019 ini, untuk menciptakan kesadaran dalam berkendaraan dan dapat mematuhi peraturan berlalu lintas di jalan raya untuk kepentingan bersama.


Dekatra