Selasa, 31 Maret 2020

Polda Riau Musnahkan Berbagai Macam Barang Bukti Hasil Tangkapan Kejahatan

TOPRIAU, PEKANBARU - Kepolisian Daerah ( Polda Riau) memusnahkan berbagai macam barang bukti dari berbagai hasil kejahatan yang menggangu keamanan, ketertiban dan ekonomi menjelang hari raya Natal 2019 dan tahun baru 2020. Dalam pemusnahan tersebut juga dihadirkan sejumalah tangkapan hewan langka.

Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi dan jajaran dari forum komunikasi pimpinan daerah (Forkoimda) melakukan pemusnah barang bukti hasil tangkapan yang dialkukan oleh jajaran Polda Riau.

Barang bukti narkotika dari berbagai jenis yang dimusnahkan merupakan barang bukti hasil tangkapan jajaran Direktorat Reserse Narkotika atau Ditresnarkoba Polda Riau dengan sabu-sabu seberat 13 kilogram, ekstasi sebanyak 986 butir serta ganja seberat 1 kilogram lebih.

Selain narkotika Ditresnarkoba Polda Riau juga berhasil mengamankan barang bukti rokok ilegal sebanyak 605 dus rokok merk Luffman dengan rincian 98 dus rokok merk Luffman Mild, 172 dus rokok merk Luffman Light, 335 dus rokok merk Luffman Full Flavor.

Selain barang bukti narkoba, Polda Riau juga berhasil mengamankan diantaranya 6000 ekor satwa yang dilindungi jenis Belangkas serta dua orang tersangka yang merupakan hasil tangkapan dari Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Riau.

Kemudian Ditpolairud Polda Riau juga berhasil menggagalkan penyelundupan bawang bombay sebanyak 946 karung dengan seberat 7.568 kilogram. Selain itu penyelundupan handphone bekas dengan rincian merek iphone sebanyak 1130 unit, merek Samsung sebanyak 62 unit, Sony sebanyak 5 unit dengan total keseluruhan sebanyak 1.197 unit handphone.

Selanjutnya barang bukti hasil tangkapan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) polda diantaranya, 14 kubik kayu hasil olahan ilegal serta satu unit truk Colt Diesel Hyno Dutro dengan nomor polisi BM 9045 FK dan juga satu unit truck Colt Diesel Mitsubishi BM 9601 AV.

Jajara Poda Riau juga mengamankan  empat ekor anak Singa, satu ekor anak Leopard dan 58 Kura – Kura jenis Indiana Star pada 14 Desember 2019 lalu. Barang bukti tersebut kemudian dititipkan ke Kebun Binatang Kasang Kulim di Kubang.

Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi mengatakan, barang tersebut merupakan sitaan dari kegiatan rutin yang ditingkatkan atau kryd tahun 2019 dari jajaran Direktorat Polda Riau dan juga jajaran polres dan polresta.

“Kegiatan tersebut merupakan kegiatan untuk menjamin perayaan natal dan tahun baru aman dan kondusip sehingga bisa melakukan langkah kongkrit kedepannya”, jelasnya

Banyaknya kepulauan dan letak geografis yang berbatasan dengan negara tetangga, membuat  Provinsi Riau rawan terjadi aksi kejahatan termasuk penyelundupan hewan langka ke luar negeri dan begitu juga masuuknya barang barang yang berasal dari luar. (TR/Son)