Rabu, 19 Pebruari 2020

Diduga Pencurian Minyak CPO Dilaut Dumai Masih Marak

TOPRIAU, DUMAI -- Dugaan pencurian dan penampungan ( penadah ) minyak CPO dari Kapal Tengker maupun Ponton di tengah laut perairan Bengkalis dan Dumai  masih tetap berjalan lancar bahkan sudah terkesan teroranisir.


Informasi yang diperoleh dari sejumlah narasumber di lapangan menyebutkan bahwa untuk memuluskan operasi atau aksi pencurian serta penampungan minyak CPO ilegal tersebut. Para dalang  otak pelaku pencurian/ penampungan selalu memainkan operandi atau modus sebagai penyedia jasa Claining Service (  mengerok ) minyak CPO yang tersisa dalam palka kapal / tongkang pengangkut minyak CPO dari luar daerah.


" Ya dari beberapa kasus dugaan  penggelapan dan pencurian minyak CPO yang kita laporkan ke pihak berwajib.Para oknum karyawan kita selalu mengaku bekerjasama dengan beberapa orang ABK dan oknum pencuri yang berpura pura berprofesi sebagai keagenan tenaga Claining Service." Ujar salah seorang Humas perusahan penimbun dan pengolah minyak CPO di Dumai yang identitas nya tidak bersedia disebutkan, Rabu ( 12/02/2020 )


Hal senada juga di sampaikan salah seorang pria  yang mengaku pernah menggeluti kegiatan dugaan pencurian dan menampung ( tadah ) minyak CPO di laut ini juga menjelaskan.

" Sebenarnya kegiatan Claining Service ( Menguras/membersihkan ) palka kapal tongkang atau ponton itu hanya dalih.Karena kebanyakan kenyataan di lapangan.Minyak CPO murni pun ada tersisah dalam palka kapal.Nah untuk bisa mendapatkan/ memperoleh minyak CPO murni.Pihak atau oknum dalang /majikan penyedia jasa Claining Service selalu terlebih dahulu menghubungi dan bernegosiasi dengan salah seorang ABK kapal pengangkut CPO yang menuju pembongkaran/ loading." Ujar pria tersebut.


Dan untuk memuluskan aksi dugaan pencurian dan penampungan minyak CPO di tengah laut.Pihak atau oknum yang merekrut serta menyuruh orang melakukan aksi pencurian minyak tersebut menurut  sumber sengaja menyuruh kaki tangannya untuk melobi pihak pihak berkompeten di laut maupun darat.


Sementara itu, ketika Kasat Pol Air Polres Dumai di konfirmasi terkait aktivitas ilegal itu mengatakan bahwa "Kalo ada ya pasti kita lakukan penyelidikan lah," tapi sampai sekarang saya belum dapat laporannya, jelas AKP I Komang Aswatama.

 

Kasat pol air menambahkan hingga kini belum ada laporan masuk terkait aktivitas itu, atau pihak yang merasa dirugikan melapor ke kita.
TR/ DK