Selasa, 31 Maret 2020

Tersandung Narkoba, Honorer Diskominfo Pelalawan Dituntut 7 Tahun Penjàra

TOPRIAU, PANGKALAN KERINCI - Martin Honorer Diskominfo Pelalawan yang tersandung kasus narkoba dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Pelalawan  dengan hukuman 7 tahun Penjara Denda lima ratus juta rupiah subsider 6 bulan .

JPU Rahmad Hidayat SH dalam tuntutannya yang disampaikan dalam persidangan di ruangan sidang Cakra PN Pelalawan pada Senin (17/2) di hadapan Majelis Hakim yang diketuai oleh Ria Ayu Rusalin SH MH beranggotakan Rahmat Hidayat SH ST MH dan Joko Sucipto SH.MH menjelaskan bahwa terdakwa Martin telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan perbuatan melawan hukum dan melanggar Undang Undang No 35 tahun 2009 fasal 112 ayat 1 tentang narkoba dan sejenisnya.

Atas perbuatannya tersebut JPU minta agar Majelis Hakim menghukum terdakwa dengan hukuman tujuh tahun penjara  denda Rp 500 juta subsider 6 bulan serta membayar denda Rp 5000,_.

Terdakwa Martin dalam pembelaannya menyampaikan  bahwa atas tuntun JPU saya mohon kepada Majelis Hakim agar hukuman dirinya diringankan karena dirinya merupakan tulang punggung keluarga.

“Saya akui bahwa saya telah berbuat salah dan saya berjanji akan tidak mengulangi perbuatan itu lagi”, ungkapnya.

Sementara JPU Rahmat Hidayat SH  saat ditanya Majelis Hakim tentang pembelaan terdakwa  menyatakan tetap dengan apa yang telah dibacakan tadi. ( Ishar. D)