Sabtu, 24 Oktober 2020

Pengembangan Kasus Pembunuhan di Pelalawan Berbuah Narkoba

TOPRIAU, PANGKALAN KERINCI - Hasil pengembangan kasus pembunuhan sadis dengan tersangka TS  oleh penyidik Polres Pelalawan akhirnya berbuah narkoba  karena yang diduga menyimpan senjata api (senpi) milik tersangka TS  berinisial SPN  ternyata memiliki beberapa paket narkoba jenis sabu sabu, barang tersebut ditemukan petugas di kantong celana di saat penggeledahan di lapangan selain itu barang haram tersebut juga ditemukan di rumahnya.

Kasat Reskrim Polres Pelalawan  AKP Teddy Adrian SH SIK saat dikonfirmasi membenarkan tentang kasus penemuan narkoba tersebut. Dijelaskannya bahwa  dari hasil pengembangan kasus pembunuh sadis tentang penyimpanan senpi yang digunakan tersangka TS membuahkan dua hasil.

Yang pertama ditemukannya di kebun sawit sarung senpi berserta senpi dan amunisinya, sedangkan yang kedua petugas  menemukan di kantong celana SPN  bagian depan  sebelah  kiri  dua bungkus sedang plastik bening berisi  yang diduga narkotika jenis sabu sabu sedangkan saat penggeledahan di rumahnya petugas menemukan satu bungkus rokok pintu gerbang yang berisikan  dua kantong plastik bening berisikan sabu sabu serta kotak rokok Marlboro Black  yang isinya lima bungkus plastik bening kosong.

“Atas temuan kita ini tersangka SPN bersama  barang bukti sudah dibawa ke Polres guna penyidikan lebih lanjut”, paparnya.

Sementara  Kapolres Pelalawan  AKBP Indra Wijatmoko SIK dalam konferensi persnya di halaman Mapolres Pelalawan Selasa (26/05/2020)  membenarkan bahwa hasil pengembangan kasus pembunuhan berbuah narkoba, karena setelah mengamankan seorang warga  berinisial SPN , disamping mengetahui penyimpanan senpi oleh  T S ternyata dia juga memiliki  narkotika jenis sabu sabu yang diduga dirinya sebagai pengedar narkoba di Pelalawan.

“ Jadi dalam hal ini tersangka SPN kita jerat dengan pasal 114 ayat 2 jo pasal 112 ayat dua undang undang  nomor  35 tahun 2009 tentang narkoba”,  tuturnya.( ishar.d).