Selasa, 26 September 2017

Rumah Dinas Sekda Kota Dumai Disegel KPK, Zulkifli As Belum Tahu Status Tersangka

TOPRIAU, DUMAI - Penyidik Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) tidak hanya menggeledah kantor PU dan kantor Bupati Bengkalis diduga terkait korupsi proyek multi year pada tahun jamak, namun juga menyegel rumah dinas Sekretaris Daerah Kota Dumai, Muhamad Nasir yang sudah di tetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi ini.KPK menyegel ruang kerja dan kamar pribadi sekda dumai itu, sedangkan pemilik rumah tidak berada di tempat.

Sementara Walikota Dumai, Zulkifli As mengaku belum mengetahui stastus tersangka, Muhamad Nasir. Zul As hanya mengatahui mantan Kadis PU Bengkalis tersebut mengambil izin cuti untuk menunaikan ibadah haji, namun belum sempat berngkat ke tanah suci dicekal pihak imigrasi di Batam atas permintaan KPK karena terganjal dugaan kasus korupsi.

"Saya tidak tau sudah jadi tersangka, saya hanya tau dia mengambil izin cuti namun dicekal KPK", jelas  Zulkifli As.

Saat ini, tugas Sekretaris Derah Dumai masih dikerjakan pejabat sementara yang ditunjuk karena tersangka mengajukan cuti.  Muhamad Nasir ditetapkan KPK sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek multiyear pada tahun jamak pengerjaan jalan linkar di Pulau Rupat tahun 2015 yang tidak selesai dianggarkan pemerintah Rp. 2,4 Triliun. Saat itu tersangka menjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau

Saat KPK menyegel ruang kerja dan kamar pribadi rumah dinas Sekretaris Daerah Kota Dumai tersebut, Muhamad Nasir  tidak berada ditempat. (TR/Dekatra)