Jumat, 15 Desember 2017

Belasan Pasangan Mesum dan Penyalahguna Narkoba di Dumai Terjaring Razia Pekat

TOPRIAU, DUMAI - Menciptakan kondisi ketertiban di tengan h masyarakat Polres Dumai menggelar razia pekat dengan menurunkan tim gabungan Polri/ TNI dan Sat Pol PP† yang sasaran tempat hiburan malam dan hotel di Kota Dumai-Riau.

Dalam razia tersebut †petugas mengamankan belasan pasangan mesum muda mudi berada dalam satu kamar dan sejumlah orang penyalahguna narkoba bersama barang bukti alat bong dan kaca pirek diduga bekas pakai †bahkan ada yang berusaha membuang sisa sabu saat mengetahui petugas menggrebek mereka.

Tim gabungan terdiri 170 petugas ini †melakukan penyisiran ke semua tempat hiburan dan hotel yang disinyalir sering dijadikan lokasi perbuatan penyakit masyarakat. Dalam penyisiran tersebut, petugas mengamankan belasan pasangan mesum muda mudi yang berada dalam satu kamar di beberapa hotel melati yang didatangi petugas seperti Hotel Lagoy Hotel K 77 dan Wisma Teng yang kerap digunakan tempat† mesum bagi pasangan bukan suami istri.

Selanjutnya petugas juga mengamankan sejumlah tamu di beberapa tempat hiburan malam KTV dan hotel melati yang kedapatan diduga siap menggunakan narkoba, setelah petugas berhasil menemukan dan mengamankan barang bukti narkoba sisa sabu, alat bong dan kaca pirek yang tidak sempat dibuang penggunanya.

Belasan pasangan mesum dan penyalahguna narkoba yang terjaring oleh empat tim gabungan dalam razia pekat ini, langsung digelandang ke Mapolres Dumai untuk diproses sesuai pelanggaran dan kesalahan yang mereka perbuat.

Kabag Operasional Polres Dumai, †Kompol Sasli Rais menyebutkan razia pekat ini untuk menciptakan kondisi aman dan ketertiban di tengah masyarakat dalam razia ini terjaring pasangan mesum dan penyalahguna narkoba yang akan diproses sesuai pealanggaran dan perbuatan yang mereka perbuat.

Mereka yang terjaring pasangan† muda mudi tidak suami istri akan di proses dengan memanggil kedua orang tua mereka dan melakukan perk]janjian dihadapan nya. Sedangkan yang terjaring karena penyalahnguna narkoba akan di serahkan ke unit narkoba dan BNN untuk proses hukumnya. Razia ini diharapkan dapat mengurangi angka kriminalitas dan penyakit masyarakat di Kota Dumai. (Dekatra)