Dituntut 1 Tahun 6 Bulan Sukesih Menangis Memeluk Orang Tua Dan Istri Widi

TOPRIAU, PANGKALAN KERINCI - Merasa bersalah terhadap orang tua dan istri terdakwa satu kasus setelah mendengarkan tuntutan JPU Novrika SH dengan tuntutan masing masing 1 tahun 6 bulan penjara , terdakwa Sukesih langsung minta maaf memeluk dan menangis di hadapan  orang tua serta istri Widi dengan mengatakan "maafkan saya buk, kakak karena saya telah bersalah membuat ibuk susah sehingga abang harus di penjara bersama saya, saya berjanji tidak akan mengulangi perbuatan ini lagi", tuturnya.

Sementara ibu dan istri Widi dalam ruangan sidang memberikan nasehat kepada anaknya dan memotivasinya agar selalu semangat dan menjadikan kasus tersebut sebagai pelajaran.

"Nak, yang berlalu biarlah berlalu lupakan saja semuanya tapi kamu masih muda waktumu masih panjang jagalah dirimu baik baik kembalilah ke jalan yang benar ,kita sama sama wanita mari kita jaga kehormatan kita dan peristiwa ini jadikanlah sebagai ujian dan setelah ini berusahalah dengan usaha yang di redhai allah sehingga hidup kita tenang tentram", tuturnya.

Sedangkan JPU Nofrika dalam tuntutannya yang dibacakan di depan Majelis Hakim pada persidangan yang berlangsung  Kamis ( 5/4) yang diketuai oleh Ria Ayu Rosalin SH MH beranggotakan Rahmat Hidayat Batubara SH ST MH dan Andry Eswin Sugandi Oetara SH MH  menyatakan  bahwa terdakwa Widianto dan Sukesih terbukti bersalah melakukan perbuatan melawan hukum yakni melanggar  pasal 127 ayat 1 undang undang no 35 tahun 2009 tentang Narkoba .

"Untuk mempertanggung jawabkan perbuatan terdakwa kita meminta kepada Majelis Halim agar menghukum terdakwa dengan hukuman. 1 tahun 6 bulan penjara dikurangi selama dalam tahanan", terangnya.

Sementara Majelis Hakim yang di ketua i Ria Ayu Rosalin SH MH usai mendengarkan keterangan hakim dan mendengarkan pembelaan secara lisan oleh terdakwa menunda persidangan sampai Hari Selasa tanggal 9 April 2018 .

Widi dan Sukesih dalam pembelaannya minta keringanan dengan dasar menyesal dan berjanji tidak mengulangi lagi. .( ishar.D)