Senin, 24 September 2018

JPU Pelalawan Tuntut M. Ali 3 Tahun, Terdakwa Perdagangan Trenggiling Merasa Heran

TOPRIAU, PANGKALAN KERINCI - M ,Ali Hanafiah terdakwa yang hanya terlibat secara bersama sama memperdagangkan hewan dilindungi  sejenis trenggiling dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan hukuman penjara tiga  tahun serta membayar denda Rp 100 000.000,- dan subsider 6 bulan .

JPU Himawan Aprianto Saputra SH dalam tuntutannya yang dibacakan di persidangan dengan ketua Majelis Hakim Nelson Angkat SH MH, beserta anggotanya Andry Eswin Sugandi oetara SH MH dan Ria Ayu Rosalin SH MH di ruangan sidang Cakra menerangkan bahwa terdakwa M Ali Hanafiah telah terbukti secara sah dan bersalah melakukan tindak pidana melanggar pasal 21 ayat 2 huruf a UU no 5 tahun 1990 tentang konservasi sumberdaya alam hayati dan Eko sistim ,serta turunan PP no 7 tahun 1999 tentang penyelamatan  jenis tumbuhan dan satwa.

"Maka dari itu kita dari JPU meminta kepada Majelis Hakim untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya dengan menghukum terdakwa selama  tiga tahun penjara denda Rp 100 juta Subsider 6 bulan kurungan serta membayar biaya perkara Rp 5000,"- tuturnya  . pada persidangan yang digelar Slasa (3/7) kemarin.

Kajari Pelalawan Tetty Syam SH MH saat dikonfirmasi melalui telpon ,membenarkan bahwa terdakwa M Ali Hana Fiah dituntut tiga tahun kurungan denda Rp 100 juta subsider 6 bulan.

Sementara terdakwa M Ali Hanafiah saat di konfirmasi mengatakan, dirinya merasa heran karena dirinya yang melaporkan justru dirinya yang ditangkap dan dikenakan sanksi serta menjani  proses hukum.

"Saya heranyang ditangkap adiknya tapi karena saya nelpon minta tolong ke anggota polisi yang nangkapnya malah saya dijadikan sebagai pelaku bukan ikut bersama sama ,apalagi semua keterangan saksi tidak ada yang mengatakan saya pelakunya aneh juga ,saya gak nyangka akan dilarikan ke pasal itu karena ada juntonya pasal 55 ,bahkan saksi ahli tidak nyebut saya pelakunya" terang Ali. ( ishar.D)