Minggu, 19 Agustus 2018

Terdakwa Perampokan Pedagang Emas, Sopir Dituntut 7 Tahun, Tukang Gambar Divonis 4 Tahun Penjara

TOPRIAU, PANGKALAN KERINCI - Muhamad Anin alias Puntung yang bertindak sebagai sopir dalam kasus perampokan pedagang emas keliling dituntut oleh JPU Dengan hukuman 7 tahun Penjara sementara Basyir seorang ahli dalam menggambar lokasi di vonis dengan hukuman 4 tahun penjara .

Dalam persidangan yang digelar di pengadilan Negeri Pelalawan dipimpin oleh Hakim Nurrahmi SH yang dibantu oleh Rahmad hidayat Batubara SH ST MH dan Andry Eswin Sugandi oetara SH MH sebagai hakim anggota terdakwa Muhamad Ainin alias Puntung yang berpropesi sebagai sopir dala. Kasus perampokan pedagang emas keliling dengan semangat memohon kepada majelis hakim agar meringankan hukumannya setelah mendengarkan tuntutan JPU marthalius SH dengan tuntutan 7 tahun penjara ,sementara Basyir  sebagaj ahli gambar dalam perampokan hanya divonis dengan hukuman empat tahun penjara

JPU Marthalius SH dalam tuntutannya menjelaskan bahwa Muhamad Ainin alias Puntung telah terbukti secara sah dan yakin bersalah melakukan tindak pidana melanggar pas 365 ayat 1 secara bersama sama melakukan pencurian dengan kekerasan  ,atas perbuatan nya kita minta majelis hakim agar menghukum terdakwa dengan hukuman 7 tahun penjara.

"Terkait dengan Basyir seorang penggambar atau penunjuk jalan di vonis hakim empat tahun penjara kita terima karena basyir tidak ikut dalam beraksi di lapangan" . terangnya.

Muhamad Ainin usai persidangan kepada wartawan menjelaskan dirinya mengakui kesaahan dan siap menerima resiko yang atas yang diperbuatnya. Namun dirinya meminta agar korban juga diporoses  karena dari tiga senpi yang disita polisi salah satu diantaranya milik korban Firdaus dan itu terkuak di persidangan.

"Andaikan dia hadir jadi saksi yaa kami akan tanyakan juga sama dia tentang senpi itu ,malah dia gak datang dipersidangan ,jadi bagi saya tuntutan gak masalah tapi yang masalah tentang Firdaus korban yang memiliki senjata api ,jadi saya minta pihak penegak hukum agar memanggil Firdaus untuk penyidikan tentang mepemilikan senpinya itu",  terangnya.( ishar.D)