Kasus Narkoba di Pelalawan, Tersangka Akui Dijanjikan Uang Rp60 Juta Oleh Amat

TOPRIAU,  PANGKALAN KERINCI - Apriando alias RT tersangka kasus narkoba yang di tangkap BNN pusat 3 bulan lalu yang berkasnya dilimpahkan Kejagung ke Kejari Pelalawan beberapa hari yang lalu akui disuruh dan dijanjikan upah jemput dan antar 20 kg sabu sabu senilai Rp 60 juta rupiah oleh amat,sayang barang masih tinggal 10 kg Andi keburuan ditangkap polisi.

Apriandi  saat ditanya wartawan sebelum diperiksa Jaksa Penuntut Umum (JPU) menjelaskan dalam kasus kepemilikan Narkoba ini sebenarnya bukan dirinya melainkan  Amat. Dirinya hanya hanya disuruh jemput di laut dan mengantar kepada orang  yang telah memesan kepada Amat. Dirinya  dijanjikan mendapat upah sebesar Rp 60 juta.

"Memang saya tahu bahwa itu sabu sabu tapi gak nyangka beratnya sampai 20 kg ,selain itu juga saya akui 10 kg itu saya simpan di rumah saya atas perintah Amat dan orang Aceh yang mesan barang itu menjelang dapat rumah untuk menjadikan paket , sedangkan yang 10 kg sudah di ambil oleh Bang Zanudin dan Faisal yang katanya berasal dari Aceh",  terang Andi..

Lebih jauh Andi menjelaskan dirinya  baru sekali jadi kurir itupun atas perintah Amat. Permintaan Amat terpaksadilakukankarena dirinya pernah berutang budi karena setiap kapalnya merapat dirinya  selalu dikasih duit dan rokok.

"Saya berutang budi sama amat makanya saya tak kuas menolak permintaannya, namun saat disuruh itu saya gaknyangka jumlahnya sampai 20 kg terangnya",  (ishar.d)