Senin, 10 Desember 2018

Banding Kajari Pelalawan Dikabukan, Terdakwa Penadah Uang Hasil Rampok Naik Jadi 2 Tahun

TOPRIAU, PANGKALAN KERINCI - Masih terngiang di telinga kita kasus penadah uang hasil rampok pedagang emas keliling bernama Khairul Munziri yang divonis oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pelalawan beberapa bulan lalu dengan hukuman satu tahun penjara, akhirnya harus menikmati suasana di penjara menjadi dua tahun.

Berdasarkan Putusan Pengadilan Tinggi Riau mengabulkan permohonan banding JPU Kejari Pelalawan yang isinya meningkatkan putusan PN Pelalawan dari satu tahun menjadi dua tahun. Sementara PH terpidana Maihendri SH MH naik jabatan menjadi Hakim Adhock.

JPU Marthalius SH saat dikonfirmasi wartawan di Pengadilan Negeri Pelalawan menjelaskan bahwa Hasil putusan Banding yang kita lakukan terhadap terpidana Khairul Munziri dalam perkara tindak pidana penadah uang hasil rampok pasal 480 ayat 1 kemaren divonis oleh Majelis Hakim Nurahmi SH 1 tahun penjara.

"Atas banding yang kita lakulan ke PT akhirnya putusan PN berobah naik menjadi dua tahun penjara", terang Martha.

Kajari Pelalawan Tetty Syam saat dikonfirmasi lewat telpon seluler menjelaskan atas hasil putusan banding kita terima kasih kepada Majelis Hakim yang telah memutusnya  dan kita dalam hal perkara tetap ikut langkah langkah hukum.

"Jika terdakwa tidak puas atas putusan ini mereka bkasasi kita ikuti aja sesuai dengan undang undang dan aturan yang berlaku", tuturnya.( ishar.D)