Jumat, 21 September 2018

Bawaslu Riau; Tidak Ditemukan Pelanggaran Administrasi Pada Bacaleg DPD RI

TOPRIAU,PEKANBARU - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau menggelar sidang Putusan Pendahuluan Dugaan Pelanggaran Pemilu di jalan Adisucipto, Pekanbaru. Sidang di pimpin oleh Ketua Majelis Gema Wahyu Adinata dengan Anggota Majelis Rusidi Rusdan dan Hasan.

 

Selanjutnya, Sidang dimulai sekitar pukul 15.30 Wib, pelapor dan terlapor hadir dalam sidang ini. Syintia Dewi Ananta Shinta Dewi selaku (Pelapor) salah seorang Bakal Calon DPD Daerah Pewakilan Riau merasa dilakukan tidak adil oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau. Dasar putusan TMS yang dilakukan oleh KPU Riau kepada dia, disebabkan karena pelapor masih berusia 20 tahun, 5 Bulan.

 

Selanjutnya, pada tanggal 7 September 2018, pelapor menyampaikan dugaan Pelanggaran Administrasi Pemilu yang dilakukan oleh KPU Provinsi Riau ke Bawaslu Provinsi Riau.

 

"KPU Provinsi Riau telah mencoret nama pelapor disebabkan usia pelapor belum sampai 21 Tahun," kata ketua Bawaslu Riau, Rusdi Rusidi.

 

Sementara itu, Gema Wahyu Adinata selaku Ketua Majelis Sidang membacakan secara lengkap dan jelas materi laporan hingga pernyataan atau putusan sidang.

 

Untuk itu, didalam kasus ini Majelis memutuskan Laporan Pelanggaran Admisitrasi Pemilu 'diterima' dan akan di Tindak Lanjuti dengan sidang pemeriksaan yang akan diselenggarakan pada hari Senin,17 September 2018 mendatang, bertempat di Ruang sidang Bawaslu Riau, Jalan Adisucipto, Pekanbaru. (TR/Rls)