Jumat, 19 Oktober 2018

Divonis 9Tahun Penjara, Terdakwa Narkoba Sebut Hakim Dikendalikan Nafsu

TOPRIAU, PANGKALAN KERINCI - Chandra terdakwa kasus Narkoba yang divonis Majelis Hakim  Pengadilan Negeri Pelalawan pada hari Kamis (20/9) lalu di ruangan Cakra dengan hukuman 9 tahun penjara denda 1 M subsider 3 bulan hanya mengatakan bahwa Allah itu tidak tidur dan dia maha segalanya.

Chandra yang didakwakan oleh JPU melanggar pasal 114 ayat 2 UU no 35 tahun 2009 tentang Narkoba kepada wartawan usai persidangan bahwa putusan dan tuntutan yang diberikan penegak hukum kepadanya, dianggap sebagai ujian dari Allah karena hakim yang bijaksana adalah hakim di Yaumil Mahsyar nanti ,hakim di dunia masih bisa dikendalikan oleh nafsu.

"Terkait dengan putusan yang dijatuhkan hakim kepada saya, saya anggap itulah  namanya hakim sebagai Pengganti Tuhan di dunia yang disebut sebut orang banyak ,putusan itu saya terima karena saya sadar apapun di dunia ini sebenarnya orang kecil pasti tetap juga salah karena apapun kebenaran yang kita terangkan dalam persidangan tidak akan diterima oleh penegak hukum.

"Jadi atas putusan ini yaa saya terima ,namun saya akan mendoakan semoga Allah memberi petunjuk kepada orang-orang yang telah menzalimi aku dan menghukum aku , dan saya tau Allah itu maha segalanya dan saya hanya berserah diri kepada Allah", tuturnya.

Sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU) Suryadi SH saat di konfirmasi mengakui dirinya hanya menjalankan tugas sesuai dengan aturan dan undang-undang  yang berlaku. "Berdasarkan keterangan saksi yang diambil di atas sumpah di persidangan yaa hasil itulah yang kita jadikan bahan untuk tuntutan", terangnya. ( Ishar.D)