Jumat, 19 Oktober 2018

Sidang Kasus Pemalsuan Tanda Tangan Banyak Kejanggalan

TOPRIAU, PANGKALAN KERINCI - Sidang kasus pemalsuan tanda tangan dengan terdakwa Irfan Pane yang digelar pada Rabu (10/20/2018) kemaren di Pengadilan Negeri Pelalawan. Majelis Hakim  yang menggelar sidang tersebut diketuai Nelson Angkat SH MH dibantu oleh hakim anggota Nurrahmi SH dan Ria Ayu Rosalin SH MH.

Dalam persidangan yang berjalan dengan alot dan penuh cerita panjang yang disampaikan saksi akhirnya detik detik pertanyaan kerugian oleh Majelis Hakim saksi Hendri menjawab sambil meneteskan airmata dan mengelus dengan jari tengahnya.

Saksi Hendri saat di persidangan terkesan berbelit belit karena saat ditanya hakim tentang sidang perdata yang dilaksanakan di  PN Pelalawan ,saksi menjawab tidak pernah tapi saat ditanya Pengacara mengaku hasil putusan masih di Pengadilan Tinggi Riau.

Sementara terdakwa Irfan Pane melalui penasehat hukumnya M Rais and partner mengatakan kepada wartawan pada sidang mendengarkan keterangan saksi Hendrick banyakterdapat kejanggalan.

"Dari kesemua yang diterangkannya itu cukup banyak kejanggalan terutama tentang penyerahan berkas untuk pengurusan sertifikat begitu juga dengan KTP,dan KK Notaris hanya meminta foto copy bukan yang asli ,kalau ada yang asli ditemukan di BPN iti jadi pertanyaan juga bagi kita,untuk menemukan titik terang kasus ini kita minta JPU hadirkan saksi Desi",terangnya.