Kamis, 15 November 2018

Mayat Mr X di Pangkalan Kuras Ditemukan dalam Posisi Telungkup dan Bahu Kiri Tertimpa Batang Pisang

TOPRIAU, PANGKALAN KERINCI - Sesosok mayat tanpa identitas ( Mr X ) ditemukan di Samping Pasar Lama Palas Sabtu (27/10/ 2018)  pukul 11.30  oleh petugas pemotong rumput di sepanjang Jalan Lintas Timur dengan posisi telungkup bahu sebelah kiri ditimpa Batang pisang yang dikerumuni ulat .

Berdasarkan rilis dari Paur Humas Polres Pelalawan via Waths Ap bahwa penemuan mayat yang belum diketahui identitasnya saat seorang pemotong rumput disepanjang Jalan Lintas Timur berinisial RD  hendak istrahat sambil makan siang, kemudian mencium bau tak sedap. RD akhirnya mendatangi arah bau tersebut dan ternyata merlihat ada sesosok mayat laki laki.

Tanpa pikir panjang RD sebagai saksi penemu pertama pergi memberi tahu kepada teman sekerjanya  AD, setelah itu keduanya pergi mendatangi RT setempat melaporkan bahwa ada mayat di samping los pasar yang sudah membusuk, mendapat laporan tersebut, Ketua RT langsung telpon pihak Kepolisian.

Lebih jauh bagian Humas Polres Alvin Pratama setelah mendapat informasi Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi Irwan SIK melalui Kasat Reskrim AKP Teddy  memerintahkan tim untuk olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengevakuasi korban.

Sementara hasil pantauan wartawan di lapangan dan keterangan dari beberapa warga yang enggan ditulis namanya menjelaskan,  pasar tersebut sudah lama tidak difungsikan sementara korban tidak dikenali warga.

"Terkait dengan korban jangankan identitasnya wajahnya saja kami tidak pernah lihat di sekitar sini , kalau nengok posisi di sekitar ditemukan diduga dibunuh karena ada darah disekitarnya" terangnya.

Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi Irwan SIK didampingi Kasat Reskrim AKP Teddy dihubungi melalui ponselnya membenarkan pada hari Sabtu  sekitar pukul 11.40 pihak Polres Pelalawan dapat laporan dari RT setempat bahwa ada mayat di pinggir los Pasar Lama Palas , Kecamatan Pangkalan Kuras. "Setelah dilakukan olah TKP dan evakuasi mayat korban langsung kita bawa ke rumah sakit Bhayangkara Pekanbaru untuk dilakukan otopsi", tuturnya.(ishar.D)