Selasa, 17 September 2019

Ini Tuntutan Mahasiswa Saat Pelantikan Anggota DPRD Pelalawan yang Baru

TOPRIAU, PANGKALAN KERINCI - Dua kelompok Mahasiswa Pelalawan yang melakukan aksi demontrasi  pada saat pengambilan sumpah dan janji Anggota DPRD Pelalawan priode 2019_2024 di Gedung Daerah Datuk Laksemana Mangku Diraja pada tanggal (27/8/2019) kemarin minta kepada anggota dewan yang baru untuk mengawasi pembangunan agar terlaksana secara merata tanpa ada unsur “kekampungan” ,agar mendesak pihak kepolisian untuk mengusut tuntas PT.SSSS yang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Riau dan hentikan kebijakan dinasti politik.

Salah seorang pengunjuk rasa yang berteriak tanpa gunakan pengeras suara menyampaikan ,kita sebagai perwakilan masyarakat pada hari ini menyampaikan aspirasi kepada Anggota DPRD Pelalawan yang baru agar bekerja sesuai dengan apa yang di ucapkan dalam sumpah dan janjinya di hadapan para pimpinan daerah serta masyarakat Pelalawan yang hadir.

Seli itu Mahasiswa ini menyampaikan aspirasi tentang pemerataan dalam   pembangunan di Kabupaten Pelalawan ,yang mana selama ini terkesan lebih cendrung ke Langgam ,kemudian tentang kasus PT SSSS yang sudah dijadikan tersangka dalam kasus karlahut agar anggota dewan mendesak pihak terkait mengusutnya sampai tuntas.

“Kita minta kepada dewan agar di Pelalawan ini tidak ada dinasti dalam pemerintahan ataupun dinasti dalam pilitik ,karena saat ini kami melihat dan mendengar bahwa di daerah kita ini sudah ada dinasti,jadi kami berharap tiga poin ini agar pahami serta ditindak lanjuti”, terangnya.

Sementara salah seorang anggota dewan yang baru di ambil sumpah dan janjinya Said Marsudi saat menjumpai mahasiswa yang demo kepada wartawan mengatakan terkait dengan penyampaian aspirasi oleh masyarakat maupun adik adik mahasiswa harus kita terima ,karena kita ini adalah wakil rakyat. “Kita harus melayani mereka ,semua aspirasi tetap kita tampung dan kita tindak lanjuti”, terangnya. (Ishar.D)