Rabu, 23 September 2020

Pegawai PUPR dan Perkimtan Riau Dikejutkan Tes Urin

TOPRIAU, PEKANBARU - Ribuan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan honorer Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) termasuk Kelompok Kerja (Pokja) Unit Lelang Proyek (ULP) dikejutkan dengan tes urin dadakan, Senin (11/12/19).

Kegiatan tes urin yang digelar di Gedung PU Jalan SM Amin tersebut dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau yang tiba-tiba hadir saat upacara yang langsung dipimpin Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Edy Afrizal Natar Nasution.

Kehadiran BNNP Riau yang lengkap berpakaian dinas lengkap dengan rompi tersebut sontak membuat para pegawai kaget. Ketika sambutan dari Wagubri diakhiri, pemeriksaan urin pun dimulai.

ASN dan honor dari Dinas PUPR yang melakukan tes urine sebanyak 941 orang, yang terdiri 546 ASN dan 395 honor. Sedangkan Dinas Perkimtan sebanyak 98 ASN dan 95 honor. Sedangan untuk Pokja ULP ada ratusan orang. Jika ditotalkan ada ribuan orang yang melakukan tes urine hari ini.

Tes urine mendadak ini merupakan ide dari Wakil Gubernur Riau (Wagubri), Edy Nasution. Awalnya, dirinya menyampaikan pengarahan pada tiga instansi pemerintah tersebut. Ditengah kegiatan, tiba-tiba tim dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau masuk dan acara terhenti.

“Memang sengaja saya bawa pengarahan dulu. setelah ditengah pengarahan, tim dari BNNP Riau masuk melakukan pemeriksaan urine terhadap pegawai yang ada di dinas tersebut,” kata Edy Nasution kepada wartawan.

Tes urine ini, dikatakan mantan Komandan Korem 031/Wirabima, merupakan janji yang pernah disampaikannya saat melakukan sidak disejumlah kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Bahkan inipun hasil masukan dari mahasiswa yang meminta agar dilakukan tes urine terhadap ASN dan honor.

“Ini memang komitmen kami dalam memberantan penyalahgunaan narkoba di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. Jika terbukti mengkosumsi narkoba sebaiknya dipecat saja,” ucap Edy.(TR/MCR)