Sabtu, 23 September 2017

Aziz, 84 Desa di Kampar akan Laksanakan Pilkades Serentak

TOPRIAU,BANGKINANGKOTA - Pemilihan Kepala Desa Serentak (Pilkades) di Kabupaten Kampar akan digelar 28 Desember 2017 mendatang. Dari 251 Desa di Kabupaten Kampar, 105 orang Kepala Desa Tahap Pertama pada tahun 2015 lalu telah dilantik​ dan tahap kedua pada tahun 2017 ini akan dipilih dan dilantik 84 kepala desa yang telah habis  masa jabatannya.

 

Pada pemilihan Kepala Desa yang jatuh pada tanggal 28 Desember mendatang, Kampar Azis Zaenal berharap pemilihannya dilakukan secara demokratis dan memberikan seluas-luasnya kepada masyarakat untuk menentukan pilihan sesuai dengan hati nurani masing-masing.

 

Azis Zaenal dalam arahannya pada acara sosialisasi pemilihan kepala desa serentak bergelombang yang dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Kampar, beberapa waktu lalu, dan dihadiri oleh Wakil Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto, Kapolres Kampar, Kepala SKPD, seluruh camat dan kepala desa yang di Kabupaten Kampar.

 

"Saya dan seluruh forum komunikasi perangkat daerah akan mengawal dan mengawasi jalannya Pilkades serentak nantinya, tidak boleh ada intimidasi, biarkan masyarakat bebas memilih sesuai dengan hati nurani mereka masing-masing agar kedepannya Kabupaten Kampar yang baik sesuai dengan yang kita harapkan dapat terwujud," kata Aziz. Rabu (23/8)

 

Selanjutnya, Pada kesempatan tersebut, Azis juga menghimbau kepada seluruh kepala desa agar menjauhi diri dari narkoba, kalaupun sekarang sudah ada yang terjerat, untuk dapat secepatnya bertobat. Karena suatu waktu ia bersama Forkompinda akan melakukan sidak ke desa-desa yang rawan dan akan melakukan tes urin ditempat kepada kades dan stafnya.

 

"Jika ada ditemukan kades yang menggunakan narkoba maka saat itu juga kami akan melakukan tindakan tegas kepada mereka," ungkapnya.

 

Kemudian yang tidak kalau pentingnya adalah mengenai penggunaan dana desa, Bupati Kampar berharap untuk menggunakan dana tersebut dengan semaksimal mungkin, sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

 

"Jangan membangun asal-asalan saja, gunakan sesuai aturan yang berlaku, untuk diketahui pada tahun 2018, desa akan ditunda pendistribusian nya karena terindikasi Pada tahun 2017 ini banyak kepala desa yang melakukan korupsi anggaran dana desa. Untuk itu saya minta para kades untuk benar-benar berhati-hati menggunakan dana tersebut," ujar Aziz.

 

Sementara itu, Azis mengajak untuk membuat kondisi baru di Kabupaten Kampar ini, karena pemilihan kades bukannya ajang untuk mendapatkan rezky yang banyak. Masyarakat berharap banyak untuk kemajuan pembangunan.

 

"Kita berbuat terbaik untuk masyarakat, kita akan dikenang oleh masyarakat. Jadilah anda orang-orang yang dicintai dan disegani oleh masyarakat," tutup Bupati Kampar. (TR/Rls)