Jumat, 17 November 2017

Ini Penyebab Tingginya JH yang Wafat

TOPRIAU, PEKANBARU - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Drs H Ahmad Supardi MA menyebutkan, ada  beberapa penyebab tingginya angka Jamaah Haji (JH) Riau yang wafat tahun 1438H/2017M ini dibanding tahun-tahun sebelunnya. Tahun ini hingga tanggal 10 September 2017 sudah tercatat 15 orang JH Riau yang wafat sedangkan tahun lalu hanya 8 orang.

"Ini tidak hanya terjadi terhadap jamaah haji Riau, tapi juga secara nasional. Untuk nasional per 10 September 2017 tercatat sudah 341 orang jamaah.yang meninggal dunia.  Baik itu yang meninggal di Madinah, Makkah, Arafah, Muzdalifah maupun di Mina," sebutnya sembari memberikan data jumlah jamaah yang sudah meninggal, Minggu (10/09).

Disampaikan oleh mantan Kakanwil Kemenag Rohul ini, penyebab utama diantaranya adalah, kuota atsu jumlah JH Riau yang berangjat meningkat dari tahun sebelumnya. Untuk tahun-tahun sebelumnya hanyai 4.008 jamaah, tahun ini berjumlah 5.043 orang.  "Kuota secara nasionalkan dikembalikan aeperti semula.  Dimana penambahan sebedar1.000 se-Indonesia.  Jadi tiap daerah ada penambahan juga," jelasnya sembari menyebutkan jumlah JH Indonesia jadi 221.000 jamaah termasuk 17.000 jamaah haji khusus, tahun lalu hanya 168.800 jamaah dengan jamaah haji khusus 13.600 orang.

Kemudian penyebab lan disampaikan juga, karena,  faktor suhu udara yang sangat panas, siang hari bisa  mencapai 50 drajat celcius.  Akibatnya banyak JH yang sakit dan dirawat di rumah sakit akibat dehidrasi.  Faktor lainnya adalah faktor usia, dimana rata- rata usia jamaah tergomong tua yaitu 60 tahun ke atas.  Selanjutnya faktor kecapekan atau  kelelahan dari JH

"Faktor lain yang tidak bisa tetelakkan adalah adanya penyakit bawaan atau dari daerah asal sudah kondisi sakit seperti sesak nafas. Kondisi yang tidak bisa dielakkan adalah faktor ajal yang memang sudah ditakdirkan sampai disitu umurnya," jelasnya lagi sembari menghimbau masyarakat kalau ada kelapangan lebih baik mendaftar haji atau betangkat haji dalam usia muda apalagi daftar tunggu mencapai 18 tahun. (TR/MCR)