Jumat, 21 September 2018

Jum'at Barokah Polresta Pekanbaru, Sambangi Kediaman Keluarga Maddali

TOPRIAU,PEKANBARU - Jum'at Barokah Polresta Kota Pekanbaru, Jum'at (09/03/2018) suatu Gerakan Moral yang tulus dari hati setiap Insan Polri. Kegiatan ini adalah gerakan semangat rajin bersedekah dan membantu sesama hamba Allah SWT serta masyarakat kurang mampu di kota bertuah

 

Seperti, keluarga Maddali Daulay (39) warga Jalan Kesadaran Pekanbaru ketika disambangi tim Jum'at barokah. Maddali merupakan seorang kepala keluarga yang bekerja serabutan yang harus menghidupkan seorang istri dan dua orang anaknya Ahmad rosadi (16) yang menderita lumpuh dan Rozika Abibi (10) bulan yang mengalami penyakit paru-paru.

 

"Terimakasih bagi bapak dan Ibuk semua yang dapat membantu keluarga kami disini yang penuh kekurangan. Saya tidak bisa ngomong apa-apa lagi, hanya doa yang bisa saya berikan untuk Polri, dokter dan tim Jum'at Barokah semuanya," ungkap Maddali

 

Dalam program sosial polisi peduli Jum'at Barokah ini, turut hadir Kapolresta Pekanbaru Kombespol Susanto SIK SH MH yang diwakili oleh Wakapolresta AKBP Edy Sumardi,P.SIK serta dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Riau, dari spesialis kandungan (POGI), LSM Perempuan Lira, LBP2AR dan tim management media Polresta Pekanbaru.

 

Sementara itu, AKBP Edy Sumardi,P.SIK menjelaskan Program Jum'at Barokah merupakan kegiatan sosial masyarakat yang mulia. Selain itu, Program Jumat Barokah adalah Suatu Gerakan Moral yang tulus dari hati setiap Insan Polri di Polresta Pekanbaru dengan mengoptimalisasikan Program Kapolri yaitu tentang Reformasi Kultural di Polresta Pekanbaru.

 

"Jum'at Barokah ini bersifat sosial yang dilakukan oleh Polisi sebagai pelayan dan pengayom masyarakat untuk membantu secara langsung masyarakat yang kekurangan di wilayah Pekanbaru. Sumber kegiatan sosial ini yaitu hasil dari sumbangan sukarela anggota polisi tiap hari senin dan Jum'at, seribu atau lima ribu rupiah melalui kotak amal, uangnya di belikan sembako dan diantar langsung kepada masyarakat yg kurang mampu, berdasarkan masukan saran dari para Bhabinkamtibmas kita bersama Tim Survey dari perempuan LIRA," katanya

 

Kegiatan ini juga didukung dengan bantuan oleh instansi lain seperti, IDI Riau yang ikut membawa sembako dari sumbangan para dokter-dokter yang tergabung dalam Organisasi kedokteran Pekanbaru-Riau dan ketua LP2AR Rosmaini, Perempuan LIRA Pekanbaru serta rekan-rekan wartawan yang rutin ikuti giat Jum'at Barokah.

 

Selain itu, bentuk kegiatan Jum'at Barokah ini didukung oleh MUI, FPI, PWI, PJI dan DPRD serta tokoh-tokoh Masyarakat lainnya, sebagai berikut :

 

1. Menunjukkan ketulusan Hati dan Membiasakan Personil Polri terbiasa bersedekah.

 

2. Lebih mendekatkan Polisi dengan masyarakat, berikan pesan kamtibmas dan sembari membantu meringankan beban masyarakat yang kurang mampu dengan tidak memandang suku dan agama.

 

3. Polri berusaha terus membantu pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan di wilayahnya dengan memberikan bantuan secara langsung

 

4. Mengajak peran serta aktif masyarakat dan org yg mampu lainnya, untuk bersama-sama membantu masyarakat dengan turun langsung ke masyarakat.

 

5. Menghilangkan kesan polisi itu angkuh, sombong jadi polisi humanis sehingga masyarakat merasa bagian dari mitra polisi dalam kamtibmas.

 

6. Membangun rasa kebersamaan dalam polri maupun masyrakat sipil karena dalam giat jumat barokah ini berprinsip gotong royong

 

"Semoga kegiatan sosial program Jum'at Barokah Polresta Pekanbaru ini dapat mengetuk hati kita semua. Gerakan semangat rajin bersedekah dan membantu sesama hamba Allah SWT serta masyarakat kurang mampu lainnya di sekitar kita," tutup AKBP Edy. (TR/GP)