Senin, 24 September 2018

Urai Kemacetan di Pekanbaru, Pembangunan Dua Playover Dikerjakan Setahun

TOPRIAU, PEKANBARU - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, Wan Thamrin Hasyim melakukan peletakan batu pertama (Groundbreaking) pembangunan dua jalan layang (flyover) di simpang Mal SKA Jalan Tuanku Tambusai - Jalan Soekarno Hatta dan Pasar Pagi Arengka Jalan HR Soebrantas - Jalan Soekarno Hatta Pekanbaru, Jumat (6/4/2018).

Berjalan sesuai rencana, peletakan batu pertama ini dipusatkan pada satu titik saja, yakni di area pembangunan flyover simpang SKA.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Riau, Dadang Eko Purwanto mengatakan, bahwasanya proyek flyover yang dibangun saat ini sudah lama direncanakan, namun baru tahun ini bisa dilaksanakan.

"Ini sudah jauh-jauh hari direncanakan dan sekarang sedang berjalan proses pembangunannya. Kami memohon maaf jika nanti lalu lintas masyarakat sedikit terganggu karena pekerjaan ini," kata Dadang di Pekanbaru, Jumat (6/4/2018).

Dalam hal ini, Plt Gubernur Riau, Wan Thamrin Hasyim menegaskan, bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau tetap berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan infrastruktur.

Tegas Wan Thamrin, walaupun APBD Riau semakin hari semakin ramping, namun tidak mengubah komitmen Pemprov Riau menggelar pembangunan.

"Seperti hari ini kita melakukan peletakan batu pertama pembangunan dua flyover sekaligus di Pekanbaru. Flyover ini sangat penting sekali untuk mengurai kemacetan di dua persimpangan ini," ujarnya.

Untuk diketahui, dua proyek flyover pengurai kemacetan ini akan dilaksanakan selama setahun dengan nilai kontrak kerja sebesar Rp149.673.665.000 atau Rp149 miliar untuk flyover Mal SKA dan flyover Pasar Pagi Arengka sebesar Rp75.532.651.000 atau Rp75 miliar.

Ini merupakan program strategisnya Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman untuk mengurai kemacetan yang ada di titik-titik tersebut. Sistem penganggarannya sendiri single year yang akan dikerjakan selama 285 hari.

Yang mana, jalan layang yang ditargetkan selesai dibangun satu tahun anggaran ini ditangani PT Dewanto Cipta Pratama (Flyover Pasar Pagi Arengka) dan PT Sumber Sari Cipta Marga (Flyover Simpang SKA). (MCR/rat)