Minggu, 16 Desember 2018

Belum Terdaftar di DPS atau DPT? Bawaslu Riau Buka Posko Pengaduan

TOPRIAU,PEKANBARU - Masih banyaknya masyarakat yang belum terdaftar di Daftar Pemilih Sementara (DPS) maupun di Daftar Pemilih Tetap (DPT) dalam Pemilihan Gubernur Riau tanggal 27 Juni 2018 yang akan datang. Untuk menanggapi keluhan warga tersebut, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RIAU telah membuka POSKO PENGADUAN.

 

"Kami menghimbau kepada seluruh warga RIAU yang saat ini belum terdaftar sebagai DPS atau DPT dapat mendaftarkan dan mendatangi Posko pengaduan. Selain itu, disetiap rumah Panwaslucam, kita juga difungsikan sebagai Posko Pengaduan DPS/DPT," kata Ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan, Jumat (13/04/2018) dalam rilis persnya.

 

Selainnya itu, warga dapat mendaftarkan diri dengan cara membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik yang asli untuk ditunjukkan kepada pengawas pemilu dan menyerahkan Fotocopynya, sebagai bahan Bawaslu dan jajarannya di setiap tingkatan untuk direkomendasikan kedalam DPT atau jika DPT sudah ditetapkan oleh KPU Provinsi Riau.

 

"Nanti akan kita rekomendasikan untuk di masukkan dalam Daftar Pemilih Tambahan. Jika tidak sempat datang, warga dapat mendaftarkan atau melaporkan melalui SMS/WA kirim ke nomor yang terdapat di spanduk POSKO PENGADUAN dengan cara ketik Nama#NIK#TTL#Jenis kelamin#alamat lengkap," ujar Rusidi.

 

Disisi lain, Komisioner Bawaslu Riau Bidang SDM dan Organisasi, Gema Wahyu Adinata juga mengatakan, Bawaslu Riau menjadikan rumah-rumah maupun sekretariat Pengawas Pemilu sebagai bentuk advokasi Bawaslu Riau terhadap hak konstitusional warga negara dalam memilih.

 

"Ini juga untuk membantu tugas kawan-kawan KPU dalam pemutakhiran DPS serta memudahkan warga untuk mendaftar," ujarnya.

 

Sementara itu, Komisioner Bawaslu Riau Bidang Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga, Neil Antariksa menyebutkan, untuk POSKO PENGADUAN ini tidak ada dana anggaran dari BAWASLU Provinsi Riau, yang ada anggarannya hanya pendistribusian spanduk.

 

"Diharapkan kepada seluruh jajaran pengawas pemilu untuk pro aktif untuk melakukan sosialisasi yang belum terdaftar sebagai pemilih dalam pilkada," imbuhnya.(TR/Rls)