Jumat, 19 Oktober 2018

Truk Tabrak Fly Over, Pertamina Diminta Tanggungjawab

TOPRIAU, PEKANBARU - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Riau Dadang Eko Purwanto meminta pertanggung jawaban operator truk BBM yang menabrak median fly over, jalan Sudirman-Imam Munandar, yang terjadi pagi tadi.

Operator truk BBM tersebut, yakni PT Pertamina. Dadang juga sudah memerintahkan kepada Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang terkait dengan perbaikan fly over tersebut.

"Kita akan meminta pertanggungjawaban operator untuk memperbaiki media yang ditabrak truk operator BBM itu," kata Dadang, Senin (1/10/18).

Hasil pengecekan tersebut, akan segera dilaporkan dan menjadi panduan klaim kerusakan seberapa parah tingkat kerusakan.

"Saya sudah perintahkan UPT untuk mengecek kerusakan, kita cek dulu kerusakannya," ujarnya.

Seperti diketahui, sebuah truk pertamina yang hendak mengangkut bahan bakar minyak mendadak membuat macet Jalan Jenderal Sudirman depan RS Syafira, Senin (1/10/18) pukul 07.50 WIB pagi tadi. Bagaimana tidak, kendaraan beroda delapan tersebut terpaksa 'memanjat' median Fly Over gara-gara menghindari pengendara sepeda motor yang menghalangi jalannya.

Menurut Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, Kompol Rinaldo Aser, berdasarkan pengakuan supir truk, Igel, peristiwa itu sendiri terjadi sekitar pukul 06.45 WIB. Saat itu, sambungnya, supir terpaksa mengambil jalur kiri Fly Over karena menghindari sepeda motor yang sama-sama melaju. Demi menghindari tabrakan dengan pengendara motor tersebut, sang sopir pun akhirnya lebih memilih truknya 'memanjat' ke median jembatan Fly Over. Beruntung dalam peristiwa itu tak ada korban jiwa maupun korban luka-luka.

"Pengakuan supir karena menghindari pengendara sepeda motor. Supir itu menghindari tabrakan dengan pengendara motor dan akhirnya manjat median Fly Over. Saat kejadian, muatan truk dalam kondisi kosong," ujarnya

Sementara itu, sang supir truk, Igel mengaku ketika melintas di TKP awalnya dirinya hendak mengambil jalur kanan jalan. Namun karena terhalang oleh dua pengendara sepeda motor, mau tak mau ia pun terpaksa mengambil jalur kiri hingga akhirnya menabrak median Fly Over.

"Tadi menghindari motor, ada dua motor. Saya mau ambil (jalur) kanan. Motor itu sempat jatuh juga, tapi langsung lari. Saya dari Taluk Kuantan mau ke Pertamina ngisi (muatan bahan bakar minyak). Sekarang muatan masih kosong," sebutnya.

Agar tidak memperpanjang kemacetan, truk berwarna putih dan merah itupun kemudian dievakuasi menggunakan mobil derek. Sedangkan sang supir dimintai keterangan oleh petugas.(TR/MCR)