Jumat, 19 Oktober 2018

Muallaf Pelalawan Kesal Sikap Satpol PP Terkesan Arogan

TOPRIAU, PANGKALAN KERINCI - BS seorang muallaf yang ingin melaksanakan Shalat Zhuhur  di Masjid Ulul Azmi menjelang kehadiran Ustadz Abdul Somad di Masjid Ul Azmi nyaris bentrok dengan Satpol PP ,karena pada saat BS mau masuk ke halaman masjid dihadang oleh Satpol PP dengan alasan kawasan steril Ustadz Abdul Somad .

BS saat dijumpai wartawan mengatakan.dirinya baru empat bulan jadi muallaf dan berencana sholah Zuhur dimasjid, namun rencanya tersebut dihalangi oleh Satpol PP. "Bang saya ini baru empat bulan jadi muallaf dan saya di islamkan di masjid ini dan saya datang untuk laksanakan shalat Zhuhur bang tapi mobil saya dihadang satpol PP dengan Alasan kawasan steril",jelasnya.

BS merasa kecewa dengan sikap arogan Satpol PP tersebut, karena tidak mencerminkan ajaran Islam yang baik. Bahkan saat dirinya di Isamkan empat bulan yang lalu dirinya mendapat pencerahan dari ustadz bahwa masjid terbuka untuk dirinya.

"Apakah begini ajaran Islam yang sebenarnya,saya kecewa dan kesal terhadap Satpol PP itu karena dengan tingkah mereka yang begitu bang saya berani masuk ke halaman ini karena waktu saya di islamkan di Mesjid ini Buya itu mengatakan mesjid dan halamannya terbuka untuk kamu melaksanakan shalat dek dengan dasar itulah saya masuk ke halaman mesjid ini bang", kesalnya.

"Saya mau nanya lagi bang batas waktu Shalat Zhuhur jam berapa bang karena mereka  dalam omongan mereka juga ada kata kata setelah selesai shalat Zhuhur bukan shalat berjamaah ,jadi peristiwa  nimpa saya ini jadi catatan besar dalam hidup saya bang karena yang diajarkan ustadz sama saya Orang Muslim itu ramah sopan dan santun tidak boleh kasar walaupun dalam peperangan tapi kok saya lihat orang orang ini tidak yang diterangkan ustadz dengan hal seperti ini yaa saya kecewa juga bang", terangnya..

Andi salah seorang pemuda dari Belilas yang saat itu mampir untuk melaksanakan shalat juga kecewa karena mobilnya tak boleh masuk. Dirinya  jadi tanda tanya batas waktu Shalat Zhuhur jam berapa karena katanya perintah pimpinan mobil tak boleh masuk halaman masjid mulai setelah selesai shalat Zhuhur tapi ini orang masih shalat Zuhur kok malah sudah dilarang.

"Sepengetahuan saya Ustadz Somad itu dia gak mau di istimewakan kayak pejabat, jadi bang saya juga merasa kecewa bang apalagi ada ungkapan seorang Muallaf tadi begini Islam ini rupanya bang yaa itu suatu pukulan bagi kita orang Islam", terangnya.

Sementara ketua panitia Tabligh Akbar T Mukhlis saat di hubungi lewat WhatsApp nya menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa yang terjadi. "Saya minta maaf ketua  jangan di panjangkan masalahnya", jelasnya .( Ishar.D)