Minggu, 19 Agustus 2018

Lombok Berduka. ACT Pekanbaru, Gelar Penggalangan Dana

TOPRIAU,PEKANBARU - Gempa yang terjadi pada Ahad (05/08) malam memiliki kekuatan 7 SR berpusat di Lereng Gunung Rinjani tepatnya 18 km arah barat laut Lombok Timur pada kedalaman 15 km. Pasalnya, tepat satu minggu setelah gempa berkekuatan 6,4 SR mengguncang Lombok, kini gempa susulan dengan daya lebih besar kembali menyusul.

 

Besarnya gempa yang terjadi sempat memicu peringatan akan potensi tsunami dengan wilayah terdampak paling keras dirasakan di Kota Mataram. Tidak hanya itu gempa turut dirasakan hingga ke Pulau Sumbawa, Bali, dan Jawa Timur bagian timur.

 

Sementara itu, Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) mencatat sedikitnya terdapat 27 kali gempa susulan yang terjadi hingga pukul 20:40. Selanjutnya pada pukul 02:30 tercatat 82 orang meninggal dunia dan ratusan lainnya luka-luka. Sejumlah bangunan dan infrastruktur dilaporkan rusak.

 

Kepanikan warga mulai menyelimuti, ketegangan dan duka begitu nyata menyergap saudara-saudara kita di Lombok. Sebagian mereka tak dapat kembali ke rumah karena masih berlindung dari dampak gempa atau potensi gempa susulan. Bantuan darurat seperti tenda, logistik, bahan pangan, dapur umum, serta medis sangat dibutuhkan.

 

Malam gelap gulita di hampir seantero Pulau Lombok. Pascagempa dangkal 7,0 SR Ahad (5/8), kondisi listrik belum pulih sepenuhnya. Dalam gelap, hitungan dampak kerusakan dan jumlah korban jiwa akibat gempa Lombok terus bertambah. Senin (6/8) subuh sekitar pukul 04.00 WIB, jumlah korban meninggal dunia sudah mencapai angka 82 jiwa. Sementara itu ratusan lainnya terluka, dan ribuan rumah mengalami kerusakan fisik yang cukup parah.

 

“Kami menerima laporan dari koordinasi antara BPBD, korban meninggal dunia di Lombok Utara berjumlah tidak kurang 65 orang. Korban jiwa lainnya dari Lombok Tengah 2 orang, Lombok Barat 9 orang, Lombok Timur 2 orang, dan Kota Mataram 4 orang. Data mungkin masih akan terus berubah,” ungkap Pimpinan Rescue ACT Lombok Kusmayadi.

 

Sejak gempa satu pekan lalu Tim ACT terus melakukan berbagai upaya emergency baik dalam pendataan maupun penanganan darurat bencana. Selanjutnya dua lokasi dapur umum di Sembalun, Lombok Timur masih beroperasi hingga saat ini, layanan medis dan trauma healing tetap siaga melayani warga terdampak.

 

Tidak hanya itu, bantuan logistik serta distribusi air bersih juga dilakukan melalui 3 posko yang berlokasi di Lombok Utara dan Lombok Timur.

 

Untuk itu ACT Pekanbaru akan melaksanakan penggalangan dana pada hari senin (06/08) sore di persimpangan 3 Jalan Kaharudin Nasution Pekanbaru.

 

"Nanti sore ACT Pekanbaru bersama berbagai komunitas yang tergabung akan mengadakan penggalangan dana. Jika tidak ada kendala akan kita mulai pada pukul 16.00 Wib," ucap Marketing Komunikasi ACT Riau Wahyu Fitra.

 

Aksi Cepat Tanggap mengajak semua elemen Bangsa, baik individu maupun komunitas untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang dirundung duka. Saatnya bergerak selamatkan saudara sebangsa, dikutip Via WhatsApp, Senin (06/08)

 

Untuk masyarakat Riau dan sekitarnya yang ingin berdonasi dan menginfakkan uangnya menghubungi ACT Riau, pusat  informasi, layanan jemput & konfirmasi donasi, dapat memilih salah satu kontak layanan dibawah ini :

 

SMS Center : 085210001191

WA: 085210001191

Careline : 0761-6702240

Email : Alamat e-mail ini diproteksi dari spabot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya

Instagram : @act_riau

FB : AksiCepatTanggapRiau

Website : www.act.id

 

Branch office:

ACT Cabang Riau

Jl. HR Soebrantas no. 84 C, Panam

Pekanbaru. (TR/Rls)