Sabtu, 11 Juli 2020

Tumpahan Minyak Stearin Berserakan Akibat Pipa Pecah Di Dermaga B Pelabuhan Pelindo I Dumai

TOPRIAU. DUMAI - Pipa Loading stearin PT Kreasi Jaya Adhikarya di Dermaga B Pelindo Dumai pecah dan mengakibatkan tumpahan stearin berserakan ke Dermaga hingga kapal di sebelahnya, Rabu (17/6) kemarin.


Berdasarkan informasi yang dilansir www.dumaiposnews.com dilapangan, pecahnya pipa loading Stearin dari perusahaan Kreasi ke Motor Tengker (MT) Stolt Botan ini terjadi sekitar pukul 23.30 WIB, akibat pecahnya pipa loading tersebut, stearin pun meluber dan berserakan hingga ke jalan Dermaga B.


Pipa Loading stearin PT Kreasi Jaya Adhikarya di Dermaga B Pelindo Dumai pecah dan mengakibatkan tumpahan stearin berserakan ke Dermaga hingga kapal di sebelahnya, Rabu (17/6) kemarin.


Berdasarkan informasi dilapangan, pecahnya pipa loading Stearin dari perusahaan Kreasi ke Motor Tengker (MT) Stolt Botan ini terjadi sekitar pukul 23.30 WIB, akibat pecahnya pipa loading tersebut, stearin pun meluber dan berserakan hingga ke jalan Dermaga B.

Pantauan di lapangan Kamis (18/6) siang, akibat pecahnya pipa loading Stearin dari perusahaan Kreasi menuju Motor Tengker Stolt Botan banyak ceceran stearin menempel di badan jalan Dermaga B, bahkan tumpahan Stearin tersebut sampai Motor Tengker yang berada di seberang kapal Stolt Botan yang jaraknya sekitar 20 Meter.
Bahkan, Stearin juga terlihat mengotori pipa-pipa atas di Dermaga Pelindo yang tingginya sekitar lima meter, melihat tumpahan yang sampai mengenai pipa atas serta tumpahan yang sampai ke seberang diduga tumpahan juga jatuh ke laut yang berada di dermaga B.


Terlihat para pekerja PT Kreasi Jaya Adhikarya masih membersihkan tumpahan Stearing di badan jalan dermaga B, serta di pipa-pipa atas, sedangkan di laut Dermaga B Stearin sudah tidak terlihat.
HSE PT Kreasijaya Adhikarya, Made membenarkan adanya insiden pecahnya pipa loading Setearin dari perusahaan Kreasi ke kapal Stolt Botan, berdasarkan informasi petugas di lapangan, kejadian tersebut terjadi pada Rabu (17/6), sekitar pukul 23.30 WIB.


Ia mengaku, bahwa saat ini pihaknya masih melakukan kroscek ulang seperti apa kronologis dilapangan yang sebenarnya.


“Menurut petugas dilapangan saat itu, gak ada yang jatuh ke laut stearinnya, itu kata petugas dilapangan,” sebutnya, Kamis (18/6).


Sementara, Herry Yos Purwanto Purba, Kasi Penjagaan, Patroli dan Penyidikan (P3), Kantor KSOP Kelas I Dumai, mengungkapkan, setelah mendapatkan informasi terkait pecahnya pipa loading dilapangan pihaknya langsung menuju kelapangan untuk melihat situasi.
“Kami kasih waktu kepada perusahaan untuk melakukan pembersihan dan nantinya kita akan meminta kepada perusahaan kondisi saat pecah, sekarang, dan saat dibersihkan, dan seperti apa kronologis kejadianya,” imbuhnya.


Setelah pembersihan, tambahnya, pihaknya akan melakukan patroli melihat sisi lautnya, apakah ada sisa-sisa Stearin di laut.


Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Dumai, Satrio Wibowo melalui Kabid Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup, Anton Budi Dharma mengaku, terkait pecahnya pipa loading Setearin dari perusahaan Kreasi Jaya Adhikarya ke kapal Stolt Botan, pihak perusahaan sudah melaporkan kejadian itu pada pukul 08.00 WIB, Kamis (18/6) .


“Kalau keterangan perusahaan yang dilaporkan kejadian tersebut terjadi Hari ini (Kamis, red) sekira pukul 03.00 WIB, dari laporan tersebut tidak menyebutkan berapa jumlah tumpahan staarin itu,” sebutnya.
Anton juga meminta Kronologis lengkap, termasuk dengan Manifes muatan, serta SOP tanggap darurat mereka ketika terjadi tumpahan.


“Kita juga sudah cek kelapangan, memang tumpahan Stearin tidak terlihat di laut, namun petugas masih membersihkan ceceran-ceceran nya masih ada di pipa-pipa atas,” pungkasnya.


Editor : www.dumaiposnews.com