Sabtu, 15 Agustus 2020

Penataan Kawasan Kumuh, Mulai Rampung di Kerjalan

Pekanbaru,TOPRIAU - Pengerjaan Program Peningkatan Kualitas Kawasan Permukiman (P2KKP) Kota Pekanbaru melalui Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKM) Tunas Rias Mandiri Kelurahan Rintis Kecamatan Lima Puluh sudah mencapai 85 persen. Penataan pemukuman tersebut salah satu contoh di Kota Pekanbaru dan kawasan kumuh yang akan disulam menjadi kawasan yang lebih baik dan bersih.

"Pengerjaan yang telah kita lakukan sudah mencapai 85 persen dari keseluruan pengerjaan. Kawasan ini yang kita kerjakan ada sembilan macam di kawasan kumuh tersebut," kata Koodinator Kota P2KKP, Melisa. Selasa (16/2)

Selanjutnya, pekerjaan yang dikerjakan di kawasan kumuh tersebut seperti pembangunan Bedah Rumah, Dreinare, Pembangunan Jamban dan Septi Tenk, Pembanguan Jamban dan Septi Tenk Komunal dan MCK di lingkungan kawasan kumuh di Kota Pekanbaru tersebut.

"Seperti pengerjaan pembagunan MCK di lingkungan warga, bedah rumah, hingga Jamban dan Septi Tenk tersebut hampir rampung dikerjakan. Sedangkan pengerjaaan pembangunan yang lainnya juga tidak banyak lagi, hanya tinggal beberapa saja," ujarnya.

Sementara itu, Peningkatan kawasan pemukiman saat ini merupakan perbaikan setiap dalam pelaksanaannya lebih secara terkonsep. Jadi penataannya perkawasan ini tidak parsial, sehingga dapat tercipta lingkungan yang lebih konprensip tertatanya kawasan tersebut.

Bahkan di Kota Pekanbaru tepatnya di Kelurahan Rintis tersebut memang sudah padat dan telihat seperti kawasan kumuh. Pemerintah merancang program ini untuk membenah kawasan tersebut supaya tidak terlihat kumuh dan menjadi tertata.

"Dengan adanya program ini nantinya kawasan yang dikatagorikan kumuh seperti di RW 1 Kelurahan Rintis ini akan menjadi lebih baik. Semua akses kebersian, banjir dan yang lainnya akan diperbaik," tutur Koodinator Kota P2KKP.

Pengerjaan penataan kawasan kumuh di Kelurahan Rintis Kecamatan Lima Puluh tersebut sudah berjalan lebih kurang satu bulan. Sedangkan untuk pelaksanaan pengerjaan mulai dari MCK, Dreinase, Rehap Rumah dan yang lainnya dikerjakan oleh masyarakat secara swaudaya. (TR)