Jumat, 22 September 2017

RTRW Belum Tuntas, Banyak Investasi Terhambat

TOPRIAU, BANGKINANGKOTA - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kampar mengadakan sosialisasi pengenalan tata ruang dan peran serta masyarakat dalam proses perencanaan penataan ruang di daerah. Dari pertemuan ini, bahwa triliunan rupiah uang dalam bentuk investasi tidak dapat diraih karena Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) belum tuntas.

 

Rapat yang dipimpin langsung oleh Kepala Bappeda Kabupaten Kampar, Ir. Azwan M.Si di Aula Kantor Bappeda Kabupaten Kampar, Kamis (13/07). Salah satu bentuk tata ruang Wilayah Kabupaten/Kota, secara rinci berisikan tentang pengelolaan kawasan lindung dan kawasan budidaya.

 

Menurutnya pengelolaan kawasan perdesaan, kawasan perkotaan, kawasan tertentu, sistem kegiatan pembangunan, sistem permukiman perdesaan dan perkotaan sistem prasarana transportasi, telekomunikasi, energi, pengairan, prasarana pengelolaan lingkungan. Sedangkan​ penatagunaan tanah, penatagunaan air, penatagunaan sumber daya alam lainnya, serta memperhatikan keterpaduan dengan sumber daya manusia dan sumber daya buatan.

 

"Seharusnya menjadi pedoman untuk penetapan lokasi investasi serta menjadi dasar untuk penerbitan perizinan lokasi pembangunan yang dilaksanakan pemerintah dan atau masyarakat di kabupaten atau di kota tersebut," kata Azwan diruang kerjanya usai sosialisasi.

 

Selanjutnya ia juga berharap pengesahan tata ruang tersebut bisa disahkan oleh  Provinsi Riau akhir Desember nanti. (TR/Dika)